Cara Mudah Agar Berkomunikasi Lancar dengan Anak

Gaya Hidup

24
Ilustrasi ibu dampingi anak belajar Foto:Tempo.co

WartaPenaNews, Jakarta – Membangun komunikasi positif dengan anak sejak dini bisa menunjang menaikkan keyakinan diri anak, bikin anak rasakan lebih mempunyai nilai, bangun ide diri anak yang positif, dan bisa menunjang anak dalam bangun pertalian sosialnya.

Sudah pernahkah Anda melihat anak kecil yang pemalu di depan orang? Perihal ini mungkin antara lainnya dikarenakan karena komunikasi orangtua dengan anak kurang terhubung secara baik.

Komunikasi yang baik dengan anak tidak cuma menyertakan mereka dalam pembicaraan saja, tetapi orangtua mesti dapat dengerin anak. Karena itu, komunikasi dua arah bisa terjadi di antara orangtua dan anak. Kekuatan Anda pada dengerin anak hakikatnya penting untuk bangun komunikasi yang efisien.

Psikolog Najeela Shihab mengatakan jika komunikasi penting untuk dipelajari karena akan merubah cara berinteraksi dengan bagian keluarga. Melalui keterangan tertulisnya pada wartawan Sabtu (29/6/2019), Najeela berbagai langkah bangun komunikasi efisien dengan anak.

1. Dengarkan anak

Dengarkanlah lebih dahulu apa-pun yang dikatakan anak, biarkanlah mereka menyadari jika Anda tertarik untuk sadari dunia mereka. Tanyakan pada mereka apa yang terjadi di sekolah dan lingkungan mereka. Usahakan jangan berganti ke televisi, koran atau telpon sewaktu mereka mulai bicara.

2. Berbicara dengan mereka

Jauhi gadget Anda dan awalilah berbicara dengan anak tentang beberapa hal favorit mereka. Berikan rasa ingin tahu Anda pada apa-pun yang mereka ceritakan, hal ini akan melatih anak untuk yakin diri sewaktu berbicara.

3. Kasih mereka waktu untuk memberi respon

Beberapa anak mungkin membutuhkan sejumlah saat untuk mengerjakan dan mengerti apa yang Anda katakan. Jadi kasih mereka waktu untuk memberi respon pengucapan Anda.

4. Berkomunikasilah dengan simpel dan jelas

Jangan bikin anak Anda bingung dengan memperlihatkan sikap dan pengucapan yang ruwet. Mereka kali saja salah mendeskripsikan pengucapan atau gerak badan Anda jika itu tampak ruwet.

5. Kasih banyak kata yang beri motivasi

Bikin mereka rasa aman dan kasih anak kebebasan penuh untuk berkarya sesuai keinginan mereka. Terus beri motivasi apa-pun hal baik yang mereka laksanakan.

6. Ajak pula anak ikut berdiskusi

Ciptakan pembicaraan yang bikin anak berpikir, sertakan anak dalam pilih suatu semisalnya, sewaktu pilih warna cat kamar anak. Melatih critical thinking anak dapat dimulai sejak dini dengan hal simpel, hal ini pun bikin anak rasakan jika idenya dibutuhkan. (mus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here