De’karrel, Bila UKM Kuliner Naik Kelas

Diolah menggunakan bahan berkualitas Non GMO Foto: dok. De'karrel.

WartaPenaNews, Jakarta – Ukm kuliner binaan pemerintah saat ini telah memperlihatkan kualitas membanggakan. Mampu bersaing dengan produk pabrikan ternama karena memperhatikan aspek produksi dari hulu ke hilir.

Ukm Binaan Siap Masuk Pasar Global

De’karrel, produk popcorn usaha rintisan Rosti Sibarani, seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Tangerang – Banten. De’karrel menjadi salah satu produk binaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah yang mulai dikenal karena kualitasnya.

Awalnya diproduksi dalam bentuk curah karena berbagai kendala yang dihadapi seputar aspek produksi.
Walau sering dipandang sebelah mata, popcorn curah tanpa nama brand tersebut, ternyata digemari pembeli. Setelah lolos menjadi produk binaan pemerintah Kementerian Koperasi dan Usaha kecil dan Menengah, berbagai pelatihan seputar proses produksi yang mengutamakan aspek keamanan pangan, desain kemasan, perizinan, strategi marketing dan promosi mampu meningkatkan kualitas, serta jumlah produksi.

Setelah mendapatkan pelatihan komprehensif, pop corn curah kemudian diberi nama De’Karrel (bahasa Belanda), yang artinya biji-bijian.

Kekinian, brand De’karrel kian populer berkat kerja keras Rosti Sibarani dan upaya Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dalam membuka peluang sebesar-besarnya kepada pelaku UKM terakurasi untuk memperluas jaringan hingga ke tingkat global.

Bahan Berkualitas Non GMO

Bahan utama menggunakan biji jagung pilihan berkualitas, non GMO, didukung dengan produksi yang mengutamakan kebersihan serta keamanan pangan. Bebas pengawet serta MSG.

GMO atau Genetically Modified Organism adalah mahluk hidup yang telah ditingkatkan kemampuan genetisnya melalui rekayasa genetika. Produk pangan yang menggunakan GMO diantaranya jagung, kedelai, tomat, kentang, ayam, daging, dan susu. Produk pangan GMO dianggap merusak keseimbangan alam. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang bisa menganggu kesehatan. Ciri khusus produk GMO berupa angka di label produk buah dan sayur. Bila 4 angka, berarti ditanam secara konvensional. Bisa GMO bisa pula Non GMO. Jika pada label terdapat 5 angka, diawali dengan angka 8, berarti produk pangan tersebut merupakan hasil GMO.

Kemasan Cantik Dengan Belasan Rasa

Produk De’karrel dikemas menarik dalam pouch plastik, selain kemasan tabung dari plastik mika yang mewah.

Ada dua belas rasa yang bisa dinikmati bergantian, namun terdapat rasa populer khas De’karrel seperti caramel, cheese, butter, dan chocolate.

Saat ini, produksi berkisar 150 kg popcorn perhari. Produk dipasarkan secara offline dan online dengan kisaran harga dari Rp. 20,000,- hingga Rp. 25,000,-

Walau telah sukses, namun Rosti masih memiliki mimpi untuk menyempurnakan produknya agar kian variatif. Diantaranya menghadirkan rasa baru dari rasa opor, gulai, kari, dan rendang. Tampilan kemasan akan dibuat lebih mewah, strategi marketing dan promosi, serta perluasan pasar akan terus dilakukan dengan dukungan sepenuhnya dari pemerintah. (bud)

ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here