Dijamu di Dapur Penang

Yang Mulia Duta Besar Malaysia Untuk Indonesia, Datuk Zainal Abidin Bakar, didampingi isteri, tengah menikmati sajian di PappaRich Senayan City.Foto: bud

WartaPenaNews, Jakarta – Penang, salah satu negara bagian dari Malaysia kian bersolek memanjakan pelancong dengan beragam atraksi pariwisata yang memikat. Salah satunya kuliner, yang sukses memberi warna pada selera masyarakat dunia. Pesonanya pun kian lekat dengan ekspansi bisnis resto ke luar negeri, salah satunya di Indonesia.

Pengaruh 3 Etnis Terbesar Malaysia

Pengaruh etnis Melayu, Cina serta India telah menorehkan citarasa khas pada kuliner Penang. Aroma sedap dengan citarasa pedas rempah-rempah, antara satu hidangan dengan hidangan lainnya menjadi ciri khas kuliner Malaysia, salah satunya kuliner dari negara bagian Penang. Berkat upaya, serta usaha para pebisnis kuliner meramu kembali olahan otentik, kini kuliner Malaysia khususnya Penang mulai dilirik dan digemari khususnya oleh masyarakat Indonesia.

PappaRich, resto franchise asal Malaysia ini sudah memiliki 9 cabang di Jakarta, salah satunya di Senayan City. Pusat perbelanjaan bergengsi di Jakarta.
Untuk membidik selera keluarga modern serta kalangan milenial, PappaRich membuat konsep penyajian hidangan Melayu otentik yang menyesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia.

Salah satunya dengan menyajikan nasi putih sebagai alternatif nasi biryani yang kaya rempah pada sajian Nasi Kandar, highlight menu di sana. Walau sekilas variannya menyerupai kuliner Melayu Indonesia pada umumnya, namun yang membedakan adalah penggunaan rempah-rempah yang berani pada setiap olahan yang mengarah kepada citarasa kari. Selain pengaruh kuliner peranakan yang identik dengan etnis Cina di masa lalu, turut memperkaya sajian dari Pulau Penang.

Nasi Kandar, salah satu ikon kuliner Pulau Penang Tersaji Otentik di PappaRich.

Foto: bud

Penang Street Food Festival Serba Lezat dan Otentik Dapur Malaysia

Menghimpun kuliner Melayu Malaysia yang berserak, khususnya yang berasal dari Pulau Penang, PappaRich menyajikannya dalam tradisi memasak ala keluarga Melayu Malaysia dari konsep Melayu Delight.

Sebagian menu dihimpun dari kuliner lawas terbaik dari berbagai negara bagian. Untuk kemudian distandarisasi dengan penyajian di PappaRich. Hasilnya, managemen tidak ragu menawarkan selera baru dari kuliner Melayu otentik dan terbukti sukses.

Untuk mengakomodir pecinta kuliner Penang di Indonesia dalam ambience kekinian, PappaRich, menyelenggarakan Penang Street Food Festival.

Highlight Melayu Delight dari menu-menu klasik populer siap menjamu pengunjung mulai dari tanggal 15 November 2019 hingga 15 Januari 2020.

Citarasa Eksotis Dari Rempah Mendunia

Penang Street Food Festival resmi dibuka di PappaRich Senayan City, Jum’at, 15 November 2019 oleh Yang Mulia Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Datuk Zainal Abidin Bakar. Turut hadir isteri, serta para staff kedubes Malaysia.

Menurut Datuk Zainal, kuliner Malaysia khususnya Nasi Kandar memiliki citarasa khas dari rempah dan bumbu. Jika dinikmati, efek rempah bisa terasa di lidah hingga 3 hari! Selain manfaatnya bagi kesehatan.

Nasi Kandar Berbumbu Dengan Beragam Lauk

Nasi Kandar sangat disukai oleh turis. Tradisi menyajikan Nasi Kandar merupakan kearifan budaya lokal Malaysia yang dipengaruhi 3 etnis besar, Melayu, Cina dan India. Menggunakan beras basmati India yang kering tapi lembut, dengan campuran kismis, dan rempah berupa cengkih dan merica hitam utuh. Pelengkap berupa lauk pauk terbilang beragam.

Pilihan lauk utama berupa tenggiri goreng, ayam goreng madu, dan daging masak kering khas Malaysia. Pelengkap lain berupa cumi dan telur yang dimasak kari, bertekstur kering, serta tumis kol bumbu kari, okra rebus dan sambal. Plus semangkuk kecil kuah kari kental bewarna coklat.

Bagi pemula atau mereka yang kurang familiar dengan rasa rempah, bisa memilih nasi putih sebagai ganti dari nasi biryani.

Char Kway Teouw atau kuetiau goreng merupakan ikon kuliner lainnya yang tersaji spesial dengan udang, kerang, telur, sosis dan baso ikan. Berbumbu bawang putih, kecap ikan, kecap manis dan sambal. Tekstur kuetiau terbilang lentur dan lembut, tidak mudah hancur dan mampu membuat bumbu meresap ke dalam kuetiau.

Bagi penggemar citarasa asam dan pedas, bisa memesan Penang Assam Laksa. Kuliner berusia 100 tahun ini menduduki peringkat 7, dari 50 kuliner terlezat dunia versi Cnn travel web. Komposisi dari rasa asam dan pedasnya terbilang istimewa. Penggunaan kecombrang memberi rasa khas pada hidangan ini.

Sebagian Kuliner di Penang Street Food Festival. Foto: bud

Kuliner street Penang menghadirkan ragam es campur yang nikmat seperti Ais Chendul, (es cendol), yang tersaji dengan kacang merah. Ais Kachang (es kacang), mirip dengan es campur namun dengan efek rasa root beer yang khas.

Bagi yang ingin mencoba menikmati es herbal dapat menikmati Peach Gum Collagen Dessert yang diracik dari peach gum, jamur salju, kurma merah, biji teratai, chiaseeds, longan kering dan gula kundur. Rasa manisnya lebih light dengan ‘bonus’ kesehatan kulit paripurna.

Penang Street Food Festival diselenggarakan di outlet PappaRich Pantai Indah Kapuk, Mal Kelapa Gading, Senayan City, Lippo Mall Puri, Lippo Mall Kemang, dan One PM Serpong Bekasi. (bud)

ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here