Rakernas V APJI dan Festival Jajan Pasar dan Pameran Industri Jasa Boga Segera Digelar di Bali

14

WartaPenaNews, Jakarta – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V APJI tahun 2019 & Festival Jajan Pasar dan Pameran Industri Jasa Boga dengan hastaq #artfoodfestapji bertaraf internasional pada 13 – 15 September 2019 di Bali). #artfoodfestapji akan dibuka pada tanggal 13 September oleh Menteri Pariwisata, Bapak Arief Yahya. Sedangkan Rakernas V APJI 2019 akan dibuka oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Bapak AAGN Puspayoga pada tanggal 14 September 2019.

Sederet artis ternama seperti Via Vallen dan Vidi Aldiano serta artis lokal Bali akan turut memeriahkan acara #artfoodfestapji yang akan diselenggarakan di Pantai Mertasari, Sanur. Sedangkan acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V APJI tahun 2019 akan diselenggarakan di Hotel Prama Sanur Beach Bali.

Menurut Siti Radarwati Ketua Panitia Rakernas V APJI tahun 2019 dan #artfoodfestapji mengatakan bahwa animo terhadap acara tersebut sangatlah tinggi. Terlihat dari peserta pameran yang mendaftar untuk mengkuti acara tersebut.  Jumlahnya sudah  melampaui target.  Bahkan ada yang masuk dalam daftar waiting list.

“Animo peserta sangat luar biasa. Bahkan banyak peserta yang masuk dalam daftar tunggu,” ungkap Siti Radarwati dalam Press Conference yang digelar di Ballrom Hotel Melawai I Jakarta.

#artfoodfestapji ini digelar diatas lahan seluas 8.700 meter persegi, dengan 130 booth yang dibagi beberapa zona. Mulai dari Zona Industri, Zona Fashion, Art and Beauty, Zona F&B yang didalamnya terdapat area khusus untuk Vegertarian, Organic dan Healty Food. Pengunjung juga bisa menikmati beragam industri kreatif dalam zona Milenial, seperti body and face painting, entertainment dan lainnya yang sedang berkembang saat ini.

Selain itu akan digelar juga di Hotel Prama Sanur Beach Bali, Training dan Workshop yaitu, Keamanan Pangan, Star Up Business oleh Ibu Fatma Bahalwan, dan Gapura Digital Google, Training Fruit and Vegetable Carving, Training Chocolate Pralin, Master Class Barista oleh Indolakto, dan Master Class Cooking oleh Chef Vindex Tengker.

#artfoodfestapji juga menyelenggarakan beberapa lomba yang digelar, seperti Lomba Jajan Pasar yang didukung oleh Rose Brand, Kompetisi Barista: Latte Art di dukung oleh Indomilk, Coconut Coffee didukung oleh santan Sasa, Flare Competition didukung oleh Vibe. Ada juga Lomba Masak Dalam Bambu, Membuat Masakan Nusantara, dan lainnya. Khusus untuk anak-anak, akan diadakan Lomba Memasak dan Kreasi Sarapan Anak. Total, peserta lomba sampai saat ini sudah mencapai lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah yang mendaftar.

Tidak ketinggalan, DPD APJI akan memamerkan ke khasan kuliner dan budaya nya pada festival tersebut. Termasuk juga akan ada perwakilan negara sahabat yang akan memamerkan kuliner ke khasan negara nya.

Lebih lanjut Siti Radarwati mengatakan pihaknya optimistis gelaran tersebut akan menyedot perhatian pengunjung. “Diharapkan 10.000 pengunjung menghadiri gelaran tersebut yang akan menjadi program tahunan APJI di Bali, mengingat Bali merupakan tujuan wisata terpopuler di Indonesia maupun mancanegara dengan kekhasan seni budaya nya yang turut mempengaruhi industri jasa boga dan kuliner. Harapannya, industri jasa boga dan kuliner nusantara akan lebih dikenal lagi oleh masyarakat Indonesia dan dunia”.

Sementara itu Ketua Umum DPP APJI, Rahayu Setiowati mengatakan bahwa tema yang diambil untuk Rakernas V APJI 2019 ini adalah ‘APJI goes for 4.0 Suistainability, Improved Quality for Prosperity’.

APJI menurutnya harus mendorong industri jasa boga secara berkeberlanjutan untuk meningkatkan kualitas menuju kesejahteraan para anggotanya dengan membangun sinergitas antara pemerintah, pelaku usaha dan supporting usaha kuliner yang bertujuan meningkatkan perekonomian para anggota.

“Kami harus siap menghadapi industry 4.0 ini. Untuk itu, kami mengadakan Rakernas untuk mensikronisasi program kerja Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Piminan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) seluruh Indonesia. Apalagi, saat ini anggota APJI terdiri dari berbagai skala usaha, dengan sebagian besar-nya adalah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang tersebar di seluruh Indonesia,” ungkap Rahayu.

Rahayu menambahkan bahwa “Salah satu yang perlu dipersiapkan adalah transformasi digital bagi para anggota APJI. Sebagai salah satu misi dari APJI itu sendiri yakni meningkatkan pengetahuan manajemen usaha yang terus menerus dikembangkan, dengan teknik dan metode yang mutakhir, sehingga mempunyai daya saing yang tinggi”.

Terlebih saat ini, bisnis kuliner yang menempati posisi penting di Indonesia sehingga APJI perlu berperan aktif untuk turut mendorong para anggota nya memberikan kontribusi terhadap dunia kuliner Indonesia dalam hal pelestarian kuliner Indonesia dan pemberdayaan Usaha Kecil Menengah dengan membina para UKM di bidang jasa boga. (boim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here