Siap Menghadapi Era Industri 4.0 

Kemeperin

0
191

WartaPenaNews, Jakarta – 11 tahun kehadirannya di Indonesia Sampoerna Retail Community (SRC), jaringan SRC berkembang menjadi satu motor penggerak ekonomi terbesar di Indonesia.

Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartanto menyampaikan, “Indonesia kaya akan sumber daya alam dan manusia, yang jika diolah dengan baik, akan menjadi kekuatan kita dalam menghadapi perubahan apapun yang datang.

UKM merupakan salah satu bagian yang terpenting dalam roda perekonomian di Indonesia. Sehingga, upaya yang dilakukan pemerintah maupun swasta dalam hal ini PT HM Sampoerna Tbk., melalui pembinaan SRC adalah salah satu upaya penting bagi Indonesia”.

Pebisnis UKM sektor ritel harus kreatif dalam mencari konsep pemasaran agar bisa bersaing dengan pelaku usaha lainnya. Modal usaha,  produk bermutu, atau harga yang kompetitif ternyata belum memadai jika bisnis yang dijalankan ingin naik kelas. Perlu strategi untuk eksis khususnya di era industri 4.0.

Program UKM yang merupakan besutan pemerintah untuk membangun dasar ekonomi kerakyatan,  menjadi salah satu motor penggerak ekonomi terbesar di Indonesia.

Berdasarkan data Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), peran pemerintah serta dukungan total swasta menjadi sinergi yang sangat apik dalam menghadirkan pertumbuhan industri ritel yang cukup signifikan berkisar 9 % hingga 10 % di tahun 2018. Serta ritel tradisional yang mengalami pertumbuhan di atas 15 % per tahun dengan proyeksi pembukaan 1000 gerai mini market per tahun di seluruh Indonesia.

Kepala UKMC FEB UI, T. M Zakir Sjukur Machmud, Ph.D  mengatakan, “menurut riset UKM Center FEB UI tantangan  terbesar bagi UKM untuk berkembang adalah persaingan bisnis, perluasan akses pasar, dan perkembangan teknologi yang kian pesat. “Pemanfaatan teknologi dalam berbagai sektor ekonomi menjadikan pasar UKM tidak lagi terbatas wilayah dan waktu.
Melalui kemunculan pasar komersial di media daring, para pelaku UKM dapat memperluas

akses pasar yang bukan lagi menjadi tantangan, melainkan dapat ditangkap sebagai peluang UKM, termasuk sektor ritel.

Untuk meningkatkan daya saing,  Sampoerna Retail Community (SRC) meluncurkan 3 inovasi berupa  Identitas baru, “Ayo Src”, dan Pojok Lokal.

Ke 3 inovasi ini merupakan upaya untuk membuka peluang kerja sama dan akses pasar tanpa batas bagi pelaku usaha retil dan pelaku UKM lokal. Melalui  aplikasi “Ayo Src” memudahkan akses anggota untuk saling berbagi ilmu bisnis, mendapat informasi mengenai pembinaan UKM Sampoerna, serta memudahkan proses pengelolaan toko.

Elvira Lianita, Direktur Urusan Eksternal Sampoerna mengatakan,  “peluncuran “Ayo Src” turut mendukung proses literasi dan infrastruktur berbasis digital pada pengembangan bisnis dan penciptaan peluang.

“Selaras dengan pencapaian Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar di tahun 2020.

Untuk mempromosikan produk UKM lokal digagas “Pojok Lokal” yang merupakan salah satu bentuk nyata dukungan terhadap UKM lokal.
Di sini bisa dijumpai berbagai produk lokal unggulan di daerah setempat.

SRC mengajak masyarakat untuk gemar berbelanja di toko kelontong yang lebih dekat dari rumah, sebagai upaya mendorong ekonomi kerakyatan di daerah melalui slogan ” Berbelanja Dekat Rumah”.

“Dari inovasi, upaya dan program yang diluncurkan di tahun 2019, keberadaan SRC di Indonesia mampu membuat iklim persaingan yang sehat antar toko kelontong dengan mini market. “Membawa perubahan untuk mengembangkan usaha toko kelontong yang bermanfaat untuk komunitas, meningkatkan daya saing usaha, serta mampu menggerakkan ekonomi di daerah masing-masing,”kata Elvira. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here