Sidang Gugatan Mati Lampu, FAMI Pertanyakan Ketidakhadiran Pengacara Jokowi

119

Jakarta, WartaPenaNews.com – Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) mempertanyakan ketidakhadiran kuasa hukum Presiden RI dalam sidang lanjutan gugatan terhadap PLN sebesar Rp313 triliun. Gugatan ini dilayangkan terkait pemadaman listrik di sebagian Jawa pada 4-5 Agustus 2019.

“Seperti dikatakan oleh majelis hakim di persidangan, surat panggilan kepada Presiden sudah disampaikan sejak 2 minggu lalu. Tapi kenapa di persidangan kuasa hukum Presiden tak hadir. Ini yang kami pertanyakan,” tegas Ketua Umum FAMI Zenuri Makroji usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (30/9/2019).

Pada gugatannya, FAMI menggugat PLN sebesar Rp313 triliun dengan rincian kerugian material Rp213 triliun dan immaterilnya Rp100 triliun. Sedangkan turut tergugat I Presiden RI, turut tergugat II Kementerian BUMN, dan turut tergugat III Kementerian ESDM. Gugatan itu didaftarkan di PN Jaksel Nomor perkara 648/PDT.G/2019/PN.Jkt.Sel.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) FAMI Saiful Anam mengatakan, gugatannya mewakili masyarakat terdampak padamnya listrik secara massal. Ada sekitar 115 advokat yang tidak hanya di Jakarta tetapi ada di Banten maupun di Jawa Barat.

Menurutnya, banyak masyarakat yang mengalami kerugian akibat pemadaman listrik PLN yang dilakukan tanpa pemberitahuan. Beberapa kerugian masyarakat diantaranya yang mengalami kebakaran dan usahanya rugi. (rob)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here