23 June 2024 - 15:54 15:54

2019, SCG Gencarkan Dua Strategi Utama

2019, SCG Gencarkan Dua Strategi Utama

WartaPenaNews, Jakarta-Hasil kinerja SCG di tahun 2018 menunjukkan penurunan keuntungan dari bisnis Chemical sedangkan bisnis Packaging menunjukkan pertumbuhan yang kuat dan konsisten dan bisnis Cement-Building Materials mengalami prospek yang menguntungkan.

Selanjutnya, SCG tengah berupaya mendorong dua strategi utama di tahun 2019, yang berfokus pada stabilitas keuangan (financial stability) dan manajemen pertumbuhan jangka panjang (Long-term Growth Management) dengan menawarkan solusi terpadu dan model bisnis baru yang memanfaatkan teknologi digital dan deep technology, serta berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan startup terkemuka di berbagai kawasan dan pusat litbang di seluruh dunia. SCG juga membuka peluang baru untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen di berbagai kawasan.

President and CEO of SCG Mr. Roongrote Rangsiyopash, mengumumkan hasil kinerja perusahaan yang belum diaudit untuk tahun finansial 2018, dengan pendapatan dari penjualan tercatat meningkat 6% y-o-y menjadi Rp 209.357 Miliar (US$ 14.808 Juta). Keuntungan di tahun 2018 tercatat sebesar Rp 19.581 Miliar (US$ 1.385 Juta), menurun 19% y-o-y dikarenakan ketidakpastian ekonomi global, yang utamanya disebabkan oleh perang dagang, pasar minyak  yang tidak menentu, dan penguatan Baht Thailand, sehingga mempengaruhi kinerja SCG secara keseluruhan.

Di tahun 2018, pendapatan SCG dari penjualan produk & jasa bernilai tambah tinggi(HVA) mencapai Rp 80.938 Miliar (US$ 5.725 Juta), menunjukkanpeningkatan sebesar 5% y-o-y dan mengambil porsi 39% dari total pendapatan dari penjualan. Pengeluaran untuk Penelitian & Pengembangan Inovasi mencapai Rp 2.045 Miliar (US$ 145 Juta) atau sebesar 1%  daritotal pendapatan dari penjualan.

Tercatat, pendapatan SCG dari penjualan pada Q4/2018 menurun sebesar 4% q-o-q menjadi Rp 52.475 Miliar (US$ 3.572 Juta) karena adanya penurunan harga produk kimia tetapi meningkat sebesar 3% y-o-y karena peningkatan volume penjualan produk kimia, jugapertumbuhan domestik bisnis Cement-Building Materials. Keuntungan pada periode ini meningkat 11% menjadi Rp 4.686 Miliar (US$ 319 Juta) q-o-q, dikarenakan sebagian besar dari kontribusi dividen musiman dari bisnis investasi di Q4/2018 tetapi menurun 17% y-o-y, dikarenakan penurunan kinerja bisnis Chemicals. Pendapatan SCG dari penjualan ekspor tercatat Rp 57.278 Miliar (US$ 4.051 Juta) atau sebesar 27% dari total pendapatan  dari penjualan, meningkat 6% y-o-y.

SCG Manfaatkan Teknologi Digital Untuk Indonesia

Di pasar Indonesia, pendapatan dari penjualan SCG pada Q4/18 mencapai Rp 3.719 Miliar (US$ 253 Juta). Pendapatan dari penjualan di tahun 2018 tercatat Rp 13.744 Miliar (US$ 972 Juta), yang menunjukkan peningkatan sebesar 23% y-o-y karena kontribusi bisnis Chemicals.

Sebelumnya, dalam upaya pemulihan bencana tsunami yang dipicu oleh gunung Anak Krakatau yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan gedung parah di sekitar Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatera, SCG menyalurkan donasi sebesar 1.400.000 THB atau sebesar lebih dari Rp 583 Juta melalui Palang Merah Indonesia. Penyaluran donasi ini menegaskan komitmen SCG sebagai good corporate citizen yang senantiasa berkontribusi bagi masyarakat Indonesia.

 “Di tahun 2019, SCG akan terus berfokus pada dua strategi utama. Yang pertama adalah Stability yang telah dipertahankan oleh perusahaan secara terus-menerus dan menjadi dasar dalam bertindak untuk merespon ketidakpastian ekonomi global, sehingga berdampak pada rasio keuntungan SCG secara keseluruhan sebesar 9%, angka yang cukup baik jika dibandingkan kinerja industri secara umum. Selain itu, posisi keuangan tetap kuat, dengan rasio Net Debt to EBITDA sebesar 1.7 kali, dimana sebagian besar utang dalam Thai Baht dengan lebih dari 90% adalah bunga tetap. Alur keuangan perusahaan stabil dikarenakan kinerja dari lini bisnis utama yang sangat baik,” jelas Mr. Roongrote.

Strategi yang kedua adalah Manajemen Pertumbuhan Jangka Panjang (Long-term Growth Management). Selain meningkatkan pengembangan produk dan layanan bernilai tambah tinggi yang inovatif untuk meningkatkan standar hidup dan membangun pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, tahun ini, SCG akan fokus pada memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara lebih memadai.

SCG memanfaatkan berbagai teknologi digital yang mencakup Artificial Intelligence (AI) untuk membantu menganalisa consumer insight; Blockchain, buku besar digital yang secara otomatis menghubungkan lembaga keuangan ke vendor, yang memungkinkan pembagian informasi secaraefisien; Pengembangan Robotic Process Automation (RPA) dan Machine Learning yang membantu menyelesaikan kompleksitas sistem produksi, memungkinkan produktivitas yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pasar; Investasi Deep Technology untuk meraup pengetahuan tentang tren masa depan sepertimaterial baru yang canggih dan Clean technology untuk membantu merampingkan proses produksi di seluruh rantai nilai dan memangkas biaya reduksi, dan pengembangan Industri 4.0 dengan serangkaian program pengembangan kemampuan staf internal “Internal Startup,” untuk menciptakan organisasi yang gesit dan mendorong design thinking dan praktik kerja startup untuk membantu memperoleh insight pelanggan.

“Program ini telah membantu solusi yang terarah bagi lebih dari 40 dari 100 tim klien dan bisnis untuk mengembangkan model bisnis yang mampu memenuhi permintaan pasar. Di antara cerita sukses tersebut adalah platform untuk pengiriman kotak makanan, layanan desain logo untuk semua bisnis dan sistem manajemen pelanggan dan pelacakan penjualan untuk toko peralatan konstruksi,” ujarnya.

Selain menciptakan pertumbuhan bisnis jangka panjang, SCG akan terus memperluas peluang untuk mengekspor produk dan layanan inovatif yang mengikuti arah pasar global untuk memenuhi kebutuhan konsumen. “Upaya ini akan mempercepat proyek investasi untuk membantu mendorong pertumbuhan bisnis di masa depan baik di pasar ASEAN yang sedang tumbuh maupun yang baru muncul dan pasar potensial, seperti ekspor bahan kimia ke pasar Cina, melakukan bisnis ritel dan logistik di kawasan ini,” tutup Mr. Roongrote. (Olf)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
23 June 2024 - 09:25
Sharp Semarakan Jakarta Fair Kemayoran 2024 Hadirkan Promo Menarik

WARTAPENANEWS.COM – Sharp kembali ramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2024 yang akan berlangsung selama satu bulan penuh dari tanggal 12 Juni – 14 Juli 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Menempati area

01
|
22 June 2024 - 12:05
Kominfo Belum Bisa Pulihkan Usai 55 Jam Server PDN Eror

WARTAPENANEWS.COM –  Server Pusat Data Nasional (PDN) Kominfo masih mengalami gangguan hingga Sabtu (22/6) pukul 11.00 WIB. Gangguan server ini pertama kali diketahui pada Kamis (20/6) pukul 04.00 WIB yang

02
|
22 June 2024 - 11:16
Usai Pandemi, Bisnis Sepeda Lesu hingga Banting Harga

WARTAPENANEWS.COM – Bisnis sepeda usai era pandemi Covid-19 kini lesu. Seperti dialami toko-toko sepeda di berbagai penjuru AS yang menghadapi kesulitan setelah penjualan yang marak pada awal pandemi lalu. Menurut

03