7 Februari 2023 - 08:51 8:51

Aplikasi ‘Cari Temu’ BAZNAS Bantu Temukan Korban Tsunami Banten-Lampung

WartaPenaNews, Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyediakan aplikasi Cari Temu untuk membantu masyarakat mencari anggota keluarga dan kerabat yang belum ditemukan pascabencana tsunami di Selat Sunda, Sabtu (22/12) malam.

“Selain memberikan bantuan langsung ke Banten dan Lampung, BAZNAS juga ingin melayani masyarakat agar lebih mudah mencari keluarganya yang belum ditemukan sampai saat ini, dengan memanfaatkan teknologi,” kata Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (25/12/2018).

Aplikasi ini sudah digunakan pada saat pencarian korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, September lalu. Hingga saat ini sekitar 80 orang yang telah masuk ke data pencarian orang hilang, termasuk diantaranya dilaporkan berada di sekitar Pantai Anyer dan Carita, Banten.

Salah satunya Siti Afiah yang dilaporkan terakhir terlihat di Villa Mutiara, kawasan Pantai Carita. Perempuan berkerudung ini dinyatakan hilang sejak Sabtu (22/12) saat terjadi tsunami.

Ada pula Muhammad Taufik yang dilaporkan berada di sekitar Tanjung Lesung ketika tsunami terjadi. Dalam profilnya, pria berperawakan gemuk dan tinggi, dengan warna kulit sawo matang.

Bagi masyarakat yang menemukan kedua orang ini, dapat langsung menginformasikannya mellaui aplikasi Cari Temu agar keluarganya dapat segera memperoleh informasi mengenai keberadaan mereka.

Kepala Divisi Informasi Teknologi dan Pelaporan, Achmad Setio, mengatakan aplikasi ini sudah tersedia pada website http://caritemu.baznas.go.id dan pada system android https://play.google.com/store/apps/details?id=app.people.found.lost.baznas.lite.

Terdapat empat fitur dalam aplikasi ini yaitu melaporkan, mencari, melaporkan apabila menemukan dan menu SOS. Saat pertama kali masuk ke dalam aplikasi, pengguna akan menemui tampilan menu pencarian korban.

4.000 Pengguna
Ahmad Setio memaparkan, hingga Selasa (25/12/2018), ada 138 user sudah mengunduh aplikasi Cari Temu BAZNAS. “Sebanyak 2. 4000 lebih telah mengakses dalam dua hari ke belakang. Lebih dari 400 data orang hilang gabungan dari bencana gempa palu dan tsunami Selat Sunda,” ucap S1 ITB dan S2 di Australia ini.

Dia menambahkan, 20 lebih data orang hilang telah ditemukan.

Sementara itu, jumlah korban tsunami Selat Sunda terus bertambah. Siang ini, korban tewas sudah mencapai angka lebih dari 400 orang.

“Sebanyak 429 orang meninggal, 1.485 orang luka-luka, 154 orang hilang, 16.082 orang mengungsi,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, kepada wartawan di Jakarta, Selasa kemarin. (isu/rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

Presiden Rusia Vladimir Putin
Pasok Tank untuk Ukraina, Putin Ancam Jerman Pakai Nuklir
film
Deretan Film Semi China Terbaik
satu 1
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
7 Februari 2023 - 06:08
8 Anggota Geng Motor “Kapal Api” Bogor Diamankan Polisi

wartapenanews.com - Kepolisian Sektor Parung, Polres Bogor, berhasil menangkap delapan anggota gangster “Kapal Api” yang berkeliaran di Jalan Raya Lebak Wangi, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Delapan anggota gangster itu

01
|
6 Februari 2023 - 12:17
Diduga Sebabkan Gagal Ginjal, BPOM Setop Sementara Produksi-Distribusi Obat Sirop

wartapenanews.com - Dua anak di Jakarta dilaporkan mengidap Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada awal Februari 2023, setelah kasus serupa tak ditemukan sejak Desember 2022. Satu meninggal dan satu

02
|
6 Februari 2023 - 11:08
Ecky Kuras Harta Senilai 1,1 Miliar, Usai Bunuh dan Mutilasi Angela

wartapenanews.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkapkan tersangka M Ecky Listiantho (34) atau MEL menguras harta korban usai melakukan pembunuhan terhadap Angela Hindriati (54) atau AHW

03