7 Februari 2023 - 07:44 7:44

Asyik Main, 6 Anak Malah Tertimpa Longsor

WartaPenaNews, Jakarta – Sebanyak satu dari enam anak akhirnya meninggal dunia setelah tertimbun tanah di lokasi pembangunan double track kereta api jalur Bogor-Sukabumi di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (10/1/2019) sore.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, hasil keterangan dari lokasi kejadian menyebutkan dari keenam anak itu, empat anak tertimbun dan dua anak berhasil menyelamatkan diri.

“Yang tertimbun ada empat anak, satu di antaranya meninggal dunia dan tiga anak medapatkan perawatan medis karena luka. Sedangkan yang dua anak lainnya lari menyelamatkan diri,” kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman dalam keterangan tertulisnya, Kamis malam.

Kronologi kejadiannya, sekitar pukul 15.30 WIB, enam anak bermain di lokasi pembangunan double trackjalur kereta api jurusan Bogor-Sukabumi di Kampung Nyalindung, Kelurahan/Kecamatan Cicurug. “Mereka bermain di lokasi pembangunan tersebut karena tidak ada aktivitas pekerjaan, jadi mereka bebas bermain,” ujarnya.

Di lokasi terdapat dinding teras dengan kemiringan tegak lurus. Saat itu, pukul 16.00 WIB, kondisi cuaca cerah berawan, tiba-tiba dinding teras tersebut longsor dengan sendirinya tanpa ada tanda -tanda. “Akibatnya empat anak tertimbun, sedangkan dua anak lari menyelamatkan diri,” tutur dia.

Dari empat anak yang tertimbun, satu anak bernama MRF berusia 10 tahun meninggal dunia karena posisi anak tersebut berada paling bawah. “Korban bisa dievakuasi setelah 30 menit kemudian dalam keadaan sudah meninggal dunia,” paparnya.

Sedangkan tiga anak lainnya berada di bagian atas dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Medicare Cicurug. Masing-masing bernama MRZ (10), MN (7), dan MZ (8). “Yang tiga anak bisa dievakuasi lebih cepat dan langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan tim medis,” sambung dia.

Perkara tertimbunnya anak-anak warga Kelurahan/Kecamatan Cicurug itu juga masih dalam proses penyelidikan Unit Reserse dan Kriminal Polsek Cicurug.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Keterangan sementara mereka (korban) sudah beberapa kali diperingatkan agar tidak main di lokasi,” kata Kepala Polsek Cicurug Kompol Simin A Wibowo. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

Presiden Rusia Vladimir Putin
Pasok Tank untuk Ukraina, Putin Ancam Jerman Pakai Nuklir
film
Deretan Film Semi China Terbaik
satu 1
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
6 Februari 2023 - 12:17
Diduga Sebabkan Gagal Ginjal, BPOM Setop Sementara Produksi-Distribusi Obat Sirop

wartapenanews.com - Dua anak di Jakarta dilaporkan mengidap Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada awal Februari 2023, setelah kasus serupa tak ditemukan sejak Desember 2022. Satu meninggal dan satu

01
|
6 Februari 2023 - 11:08
Ecky Kuras Harta Senilai 1,1 Miliar, Usai Bunuh dan Mutilasi Angela

wartapenanews.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkapkan tersangka M Ecky Listiantho (34) atau MEL menguras harta korban usai melakukan pembunuhan terhadap Angela Hindriati (54) atau AHW

02
|
6 Februari 2023 - 10:11
Gempa 7,8 Magnetudo Robohkan Bangunan di Turki

wartapenanews.com -  Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,8 magnitudo menggetarkan Provinsi Osmaniye di Turki, pada Senin (6/2). Getaran gempa terasa hingga negara tetangganya, Suriah, dan berlangsung pada pagi buta — ketika

03