Bell-PTDI Rayakan Pengiriman Pesawat ke-70

Managing Director Asia Pacific, Bell; Gatot Mulia Pribadi, VP Business Development and Marketing, PTDI; Ibnu Bintaro, VP aircraft sales, PTDI

Jakarta, WartaPenaNewscom – Bell Textron Inc, perusahaan Textron Inc. (NYSE: TXT), dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) merayakan pencapaian pengiriman pesawat ke-70 dari Bell untuk PTDI. Pesawat ini merupakan seri Bell 412EPI yang merupakan salah satu dari sembilan pesanan pesawat dari Angkatan Darat Indonesia awal tahun ini.

Dalam kontrak itu, Bell akan mengirimkan sembilan helikopter ke PTDI, yang kemudian akan melakukan penyesuaian sebelum dikirimkan kepada Angkatan Darat (TNI AD). Sampai saat ini, PTDI telah menerima dua dari sembilan helikopter di kantor operasionalnya yang ada di Bandung.

“Hal ini merupakan tonggak penting bagi Bell dan PTDI dan membuktikan hubungan yang erat antara kedua perusahaan. Sudah sesuai jika helicopter yang ke 70 adalah seri Bell 412EPI, yang sudah dioperasikan oleh TNI AD dalam berbagai misi selama lebih dari 20 tahun,” kata David Sale, Direktur Pelaksana, Asia Pasifik, Bell kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Pada tahun 2016, Bell dan PTDI menandatangani Pembaruan Perjanjian Industri dan Komersial yang memungkinkan kedua perusahaan untuk memperluas dukungan dan layanan mereka di Indonesia untuk operator helikopter Bell. Selain itu, PTDI memproduksi tail boom, perakitan pintu, tiang pintu, pylon dan duct untuk helikopter Bell 412 dan Huey II.

Di tempat yang sama, Wakil Presiden Pemasaran PTDI Gatot Mulya Pribadi mengatakan, kerjasama antara Bell dan PTDI sudah dimulai sejak 1982 atau lebih dari 37 tahun lalu. Kerja sama ini dimulai dari produksi di bawah lisensi, komponen helikopter Bell 412 untuk mendukung kemajuan industri pertahanan Indonesia.

“Dalam kontrak kerjasama yang berlangsung per 5 tahun, PTDI akan menerima sembilan helikopter dari Bell untuk kemudian akan dilakukan penyesuaian sebelum dikirimkan ke TNI AD, dan sampai saat ini PTDI telah menerima dua dari sembilan helikopter,” jelas Gatot.

Dia berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan agar dapat memenuhi kebutuhan pemerintah Indonesia khususnya TNI AD, TNI AU dan TNI AL, termasuk Kepolisian Republik Indonesia.

Sampai saar ini PTDI telah menyerahkan lebih kurang 448 pesawat yang terdiri dari 253 adalah helikopter. Dari 253 helikopter ini yang sudah diserahkan sebanyak 63 yang merupakan seri Bell 412.

Bell telah hadir di Indonesia selama lebih dari 50 tahun dan telah memproduksi sekitar 110 pesawat yang saat ini beroperasi. Bell di Indonesia memiliki kantor layanan resmi Bell, fasilitas pemeliharaan tersertifikat, dan engineer khusus untuk layanan pelanggan yang berlokasi di Jakarta.

Jenis helikopter Bell 412EPI, memiliki spesifikasi 2x mesin Pratt & Whitney PT6T-9 Twin Pac, dibandingkan seri sebelumnya Bell-412 EP yang menggunakan 2x mesin Pratt & Whitney PT6T-3D. Berdasarkan Sale, helikopter PT6T-9 memiliki tenaga tinggal landas 15 persen lebih besar dibanding jenis mesin Bell-412 lainnya.

Fitur yang terdapat pada jenis helikopter PT6T-9 adalah start mesin otomatis dengan fitur pembatasan temperatur, kontrol mesin digital penuh. Sementara pada perangkat avionik, mengusung teknologi kontrol penerbangan 4-axis, instrumen kokpit kaca penuh. (rob)