Beranikah KPU Terima Tantangan Rizal Ramli?

oleh -
Rizal Ramli

WartaPenaJakarta, Jakarta – Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya’roni berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerima tantangan Rizal Ramli terkait sistem perhitungan (situng) dan perhitungan cepat sejumlah lembaga survei.

“Kalau KPU merasa benar perhitungan, lebih baik menerima tantangan Rizal Ramli. Tempat debat jangan di Pleno KPU, itu namanya KPU hanya jago kandang. Tempat debat harus netral dan disiarkan langsung oleh televisi agar rakyat Indonesia menyaksikan pihak mana yang benar,” ujar Sya’roni dalam siaran persnya yang diterima WartaPenaNews.com, Jumat (17/5/2019).

Menurutnya, debat Rizal Ramli vs KPU, diharapkan menjadi pembelajaran publik tentang pentingnya menghargai suara rakyat. Tidak boleh suara rakyat dijadikan komoditas di panggung kontestasi demokrasi. Suara rakyat adalah wujud kedaulatan rakyat, harus diselamatkan dari pihak-pihak yang ingin mendistorsinya.

“Bila KPU merasa benar tentang perhitungannya, harusnya menerima tantangan Rizal Ramli. Forum tersebut juga bisa dijadikan media tabayun kepada publik yang saat ini masih banyak menyangsikan perhitungan KPU,” kata Sya’roni lagi.

KPU sudah divonis bersalah oleh Bawaslu terkait input situng dan hitung cepat . Kata dia, ini artinya ada yang bermasalah dalam proses perhitungan yang dilakukan oleh KPU. Angka quick count dan situng yang hampir mirip-mirip telah mengundang kecurigaan.

BPN sejak awal sudah membantah Quick Count dan Situng KPU. Bahkan BPN juga sudah menggelar ekspos hasil perhitungannya. Hasilnya terbalik dengan perhitungan versi KPU.

Salah seorang Komisioner KPU menantang untuk buka-bukaan di forum pleno rekapitulasi yang saat ini sedang digelar KPU. Di saat bersamaan Tokoh Nasional Rizal Ramli mengajak berdebat KPU. (rob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.