CBA; Pejabat Pemkot Tangsel Diduga ‘Bermain’ di Proyek Gedung DPRD

Gedung DPRD Pemkot Tangsel | Foto: kabar6.com

Jakarta, WartaPenaNews – Center for Budget Analyisis (CBA) menduga terjadinya ‘permainan’ dalam proyek pembangunan Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan tahap 3 senilai Rp36,5 miliar yang dilaksanakan dengan menggunakan Tahun Anggaran 2017.

Berdasarkan hasil investigasi CBA, proyek itu diduga kuat dibumbui kongkalikong oleh oknum Pemerintah Kota Tangerang Selatan dengan swasta.

Koordinator CBA Jajang Nurjaman mengatakan, dalam proses lelang proyek pembangunan gedung DPRD Pemkot Tangsel terdapat 59 peserta. Namun Pemkot hanya meloloskan dua perusahaan saja dalam tahapan evaluasi harga. Perusahaan yang lolos ini adalah PT Total Cakra Alam (TCA) dan PT Citra Agung Utama (PT CAU).

“Padahal sesuai aturan lelang harusnya ada tiga perusahaan yang mengajukan tawaran harga dan kemudian dipilih yang paling efisien,” kata Jajang dalam keterangannnya, Rabu (25/3/2020).

Dalam proses lelang itu, lanjut Jajang, Pemkot Tangsel memenangkan Citra Agung Utama yang berdomisili di Banda Aceh dengan nilai kontrak sebesar Rp35,1 miliar. Angka ini lebih mahal dibandingkan ajuan dari TCA senilai Rp34 miliar.

CBA juga menemukan kekurangan volume pekerjaan pada pengecatan penutup zincalurn sirip, ACP, dan UPS Type Daya 15 KVA. Jajang menyebut, kekurangan volume pada tiga pekerjaan ini bernilai Rp328.886.738.

“Temuan ini jelas melanggar surat perjanjian kontrak, Perpres No. 54 Tahun 2010 dan perubahannya yang dijelaskan dalam Pasal 6 point (f) tentang etika yang menghindari dan mencegah pemborosan dan kebocoran uang negara,” terang Jajang.

“Kami juga mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi untuk segera meminta klarifikasi Walikota Airin Rachmy Diany dan Wakil Walikota Benyamin Davnie serta kelompok kerja dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan gedung DPRD tahap 3,” terang Jajang.

Sementara ketika hal ini dikonfirmasi, Kepala Bidang Humas Kominfo Pemkot Tangsel Irfan Santoso tidak memberikan jawaban terkait temuan tersebut.

Wartapenanews yang mencoba menghubunginya melalui pesan aplikasi WhatsApp, namun yang bersangkutan tak memberikan respon apapun. (rob)