19 May 2024 - 23:54 23:54

Demi Kemajuan Sepak Bola Nasional, Voter PSSI Desak Gelar KLB

WartaPenaNews, Jakarta – Lima voter PSSI yakni Persis Solo, PSS Sleman, Persijap Jepara, Persinga Ngawi, dan Asprov PSSI DIJ mendorong agar segera digelar kongres luar biasa (KLB).

Mereka menggelar pertemuan di Hotel Rich, Jogjakarta Rabu, (27/2). Persis diwakili sekretaris jenderal (Sekjen) Dedy M Lawe, PSS diwakili CEO Soekeno, Persijap diwakili presiden klub Esti Puji Lestari, Persinga diwakili sekretaris Gembong Pranowo, dan Asprov PSSI DIJ diwakili Bambang Kuncoro.

Sekjen Persis, Dedy M Lawe mengatakan, pertemuan bersama empat orang mewakili 2/3 voters sepakat mendorong PSSI yang bersih dan segera membuat KLB.

”Amanat voters dari Jogja menuju PSSI yang lebih baik. Itu yang mendasari kami medorong segera KLB,” jelas Dedy.

Saat ditanya terkait aspirasi Persis yang akan disuarakan ke PSSI, Dedy mengaku tidak banyak perbedaan dengan kesepakatan antar voter. Menurutnya, kemajuan sepak bola nasional jadi yang utama.

”Pada intinya meminta perbaikan PSSI, pemberantasan mafia, match fixing, perkembangan PSSI, dan persiapan kompetisi,” tandasnya. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
18 May 2024 - 12:19
Sosok Ayah Pacar Vina Cirebon Ternyata Seorang Perwira Polisi

WARTAPENANEWS.COM –  Ternyata sosok ayah pacar Vina Cirebon yang tewas dibunuh seorang Perwira Polisi. Diketahui, kasus Vina kembali jadi perhatian masyarakat setelah diangkat ke layar lebar pada 2024 dengan judul

01
|
18 May 2024 - 11:17
Gegara Perang Gaza, Ada Perpecahan Dalam Kabinet Israel

WARTAPENANEWS.COM –  Satu demi satu perpecahan dalam kabinet Israel terkait perang di Gaza mulai terungkap. Menteri Pertahanan Yoav Gallant secara terbuka menuntut strategi yang jelas dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu,

02
|
18 May 2024 - 10:15
Pejabat Kemenhub yang Buat Sumpah Sambil Injak Al-Quran, Dilaporkan ke Polisi

WARTAPENANEWS.COM – Pejabat Kementerian Perhubungan bernama Asep Kosasih dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama. Laporan itu dibuat berdasarkan sebuah video viral yang menampilkan Asep sedang melakukan sumpah

03