Ditengah Konflik yang Mendera, Pamor Partai Demokrat Justru Naik

oleh -
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) . Foto: Sindonews

WartaPenaNews, Jakarta – Ditengah berbagai ‘gempuran’ dan konflik, justru elektabilitas Partai Demokrat terus menanjak. Yang mengejutkan partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini berada di peringkat dua di bawah Partai Demokrasi Indonesesia Perjuangan (PDIP)

Berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi (LP3ES), PDIP berada di nomor satu berada jauh dari partai lain yaitu 24,0 persen. Partai Demokrat di nomor dua memiliki elektabilitas sebesar 11,3 persen.

“Partai Gerindra yang berada di nomor tiga elektabilitasnya di 9,0 dan Partai Golkar berada di urutan ke empat dengan tingkat elektabilitas 7,4 persen,” kata peneliti LP3ES, Erwan Halil lewat keterangannya, Kamis (6/5/2021).

BACA JUGA:   Angka Covid-19 Naik, Penegak Hukum Diminta Pelototi Anggaran Covid-19

Sebagaimana diketahui, Demokrat digempur berbagai masalah, salah satu diantaranya datang dari mantan Panglima TNI Jenderal (pur) Moeldoko yang menggelar KLB dan memilihnya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Padahal beberapa survei-survei lain menempatkan posisi Partai Demokrat umumnya hanya tembus di posisi empat bahkan di bawahnya. Tetapi berdasarkan hasil survei LP2ES Partai Demokrat di atas Partai Gerindra. Gokar serta sejumlah partai lainnya.

“Jika Pemilu dilaksanakan saat ini, partai politik paling banyak dipilih responden adalah PDIP, diikuti oleh Partai Demokrat, Gerindra, Golkar, dan PKS enam persen,” ujar Erwan.

BACA JUGA:   Terus Membengkak, Positif COVID-19 di Indonesia Bertambah 12.990

Secara berturut-turut elektabilitas PKS 6,0 persen, Nasdem 2,8 persen, PKB 2,4 persen, PAN 2,2 persen dan PPP 1,0 persen. Sedangkan partai-partai di luar parlemen dukunganya masih tipis seperti Partai Berkarya dan PSI 0,3 persen, PKPI, PBB, Perindo, dan Hanura 0,2 persen. Dari survei itu masih ada 30 persen responden yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Para pendukung mengaku sudah memilih partai sejak dulu sebesar 19,8 persen. Responden yang memilih karena visi dan misi serta program ada 9,2 persen dan responden yang memilih karena partai peduli orang kecil 8,3 persen.

BACA JUGA:   Pemerintah Diminta Terapkan PPKM Se-Jawa

Survei melibatkan 1.200 orang dilakukan pada 8-15 April 2021 melalui wawancara tatap muka menggunakan kuisioner. (rob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *