28 Januari 2023 - 08:30 8:30
728x90

Ferdy Sambo Klaim Bakal Ungkap Fakta Baru Disidang Lanjutan Brigadir J

wartapenanews.com  Selain Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf, mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo juga bakal menjalani sidang lanjutan perkara pembunuhan berencana Brigadir J dengan agenda pembacaan pleidoi atau nota pembelaan. Dalam sidang sebelumnya, Ferdy Sambo dituntut pidana penjara seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Penasihat hukum terdakwa Ferdy Sambo, Rasamala Aritonang mengeklaim, pihaknya telah menyusun dan menyiapkan nota pembelaan yang akan berfokus pada fakta maupun bukti yang belum diungkap di muka persidangan.

Termasuk, ia juga akan mengklarifikasi dan membantah sejumlah konstruksi hukum yang dibangun jaksa sehingga kliennya dituntut penjara seumur hidup.

“Fokus terkait fakta dan bukti yang belum disampaikan oleh penuntut umum, juga klarifikasi atas kesimpulan dan asumsi JPU yang keliru,” kata Rasamala di Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Kemudian, ia menyebut akan membeberkan hal yang meringankan bagi Ferdy Sambo. Sebab, jaksa tak menyertakan sedikitpun aspek meringankan bagi kliennya agar dipertimbangkan dalam penjatuhan tuntutan hukuman.

“Aspek-aspek yang meringankan (akan disampaikan) untuk dipertimbangkan oleh hakim,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan nota pembelaan yang bakal diajukan pada sidang lanjutan kasus Brigadir J hari ini agar kliennya dapat lolos dari ancaman hukuman penjara seumur hidup sebagaimana tuntutan jaksa.

“Harapan kepada hakim untuk memberikan pertimbangan secara independen, objektif dan adil sesuai fakta di persidangan,” ujar Rasamala menambahkan.

Sebelumnya, terdakwa Ferdy Sambo hanya terpaku usai dituntut penjara seumur hidup terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. JPU menilai Ferdy Sambo bersalah karena menjadi otak dan dalang pembunuhan berencana Brigadir J.

Hal itu disampaikan JPU dalam sidang tuntutan kasus Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/1/2023).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara seumur hidup,” kata Jaksa Rudi Irmawan.

Dalam pertimbangannya, Ferdy Sambo dinilai terbukti bersalah melanggar pasal 340 subsider pasal 338 juncto pasal 55 dan 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) karena terlibat dan turut serta menghilangkan nyawa Yosua pada Jumat lalu (8/7/2022).  (mus)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 08:30
Konsumen Meikarta Minta Duitnya Dikembalikan Sudah 3 Tahun Belum Dibangun

wartapenanews.com - Konsumen apartemen Meikarta yang merupakan proyek ikonik dari Grup Lippo, mundur teratur. Termasuk Rosalina Gozal, jadwal serah terima kunci lewat 3 tahun, namun apartemennya masih berbentuk tanah. Alias

01
|
28 Januari 2023 - 08:06
Serang Jemaah, Inggris dan AS Kutuk Aksi Penembakan di Sinagoge Yerusalem

wartapenanews.com - Inggris mengutuk serangan di sebuah Sinagoge di Neve Ya’akov, Yerusalem pada Jumat (27/1). Dalam peristiwa ini tujuh orang tewas dan 10 orang luka-luka. "Menyerang jemaah di sinagoga pada

02
|
28 Januari 2023 - 07:33
7 Orang Tewas Dalam Penembakan di Sinagoge Yerusalem

wartapenanews.com - Tujuh orang tewas dan 10 orang luka-luka akibat serangan di sebuah Sinagoge di Neve Ya’akov, Yerusalem pada Jumat (27/1). Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit, termasuk wanita

03