Final Indonesia Predator League 2020, Game Charger Industri eSports Indonesia

Foto: bud

WartaPenaNews, Jakarta – Kemkominfo dan AVGI mendukung sekaligus mengapresiasi kerja Predator League dalam mencari tim terbaik melalui Online Qualifier, hingga berhasil menjaring ribuan talenta muda eSports dari berbagai daerah di Indonesia.

Komitmen Untuk Ekosistem eSports Nasional

Predator League merupakan salah satu wujud komitmen Acer untuk selalu berinovasi dan mendukung ekosistem eSports nasional yang membawa konvergensi harmonis antara dunia olahraga, pendidikan dan digitalisasi. Melalui sistem Online Qualifier, tim yang terdaftar di Predator League 2020 meningkat 20 % dari tahun sebelumnya. Beberapa tim datang dari kota terjauh seperti Meulaboh dan Jayapura. Predator League 2020 hadir dengan inovasi terbaru sebagai turnamen eSports yang secara end-to-end melibatkan semua pihak dalam ekosistem, termasuk memfasilitasi gamers dalam mempersiapkan jenjang karir profesional mereka melalui jalur pendidikan.

Babak final Indonesia pada Asia Pacific Predator League 2020 telah dimulai sejak hari Jum’at tanggal 17 Januari hingga hari Sabtu, 19 Januari 2020, bertempat di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka.
Pertarungan 16 tim PUBG & 8 tim DATO 2 terbaik Indonesia dipastikan berlangsung seru dan menarik. Pemenang dari masing-masing game tersebut akan mewakili Indonesia di Grand Final se – Asia Pasifik di Manila – Filipina pada Februari 2020.

Inovasi Teknologi Melalui Online Qualifier

Terobosan dan inovasi yang dilakukan oleh Predator League sejak tahun 2017, semakin menjadikan turnamen ini memiliki kualitas tersendiri di dunia eSports Indonesia. Pemanfaatan teknologi digital di tahun ini melalui Online Qualifier memungkinkan semakin banyak anak muda yang dapat berpartisipasi dalam upaya menjadi wakil Indonesia di sebuah ajang internasional.

Saat ini, eSports bukan sekedar permainan, tapi sudah menjadi ajang profesional. Ini menjadi peluang bagi Indonesia, tidak hanya untuk mengembangkan potensi game total, tapi menjadi wadah bagi anak muda mengukir prestasi di level internasional.

“Turnamen gaming Predator League 2020 dengan pemanfaatan teknologi digital, menjadikan sebuah permainan game semakin menarik dan mudah untuk dimainkan oleh lebih banyak peminatnya. Tanpa adanya batasan waktu dan tempat. Tentunya, ini akan memfasilitasi wadah pengembangan diri dan bakat anak muda, termasuk dalam mewujudkan cita-cita mereka menjadi bagian dari upaya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kami mendukung upaya Acer melalui penyelenggaraan Predator League, untuk menjadikan sebuah turnamen game charger di industri eSports nasional, ” ujar Johnny G Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika.

Rob Clinton Kardinal, Ketua Umum Asosiasi Video Game Indonesia (AVGI) menyampaikan, “Kami mengapresiasi komitmen dan kerja keras yang dilakukan Acer melalui Predator League. Milestone yang dibangun sejak tiga tahun lalu dan berlanjut hingga hari ini, menunjukan wujud komitmen Acer dalam menjadikan Predator League sebagai bagian dari ekosistem pencarian talenta muda di eSports. Seiring dengan misi AVGIN untuk mendorong game sebagai generator ekosistem eSports yang lebih sehat, seimbang dan positif. ”

Hadirkan Turnamen Gaming Internasional

Selain menciptakan produk dengan teknologi tercanggih melalui lini gaming Predator, tiga tahun belakangan ini, Acer juga secara konsisten menggelar Predator League, turnamen gaming berskala internasional tahun ini. Predator League diikuti oleh 17 negara, diantaranya Indonesia, India, Australia, Korea, Jepang, Macau dan Mongolia.

“Kami tidak hanya memfasilitasi gamers untuk berprestasi di dunia eSports, tetapi juga dalam persiapan karir profesional mereka, melalui jalur pendidikan, “kata Herbet Angi, Presiden Direktur Acer Indonesia.
Tahap kualifikasi Asia Pacific Predator League 2020 telah dimulai sejak Oktober 2019. Finalis Indonesia Predator League 2020 akan memperebutkan nasional prizepool sev
besar Rp. 200 juta. Final ini didukung oleh Kominfo dan AVGI yang memfasilitasi pemberian beasiswa di BRI Institute untuk perkuliahan S1 bagi tim pemenang 1 hingga 4.

Pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan seru selama 3 hari seperti penampilan The Angels Percussion, Pink Panda dan Invasion Boys.
Pengunjung juga busa mengikuti cosplay competition, meet and greetdengan Brand Ambassadors Predator League Gaming Indonesia, lelang produk, fighting mini games serta kesempatan memenangkan hadiah senilai lebih dari 50 juta. (bud)