23 June 2024 - 13:54 13:54

Fokus Bisnis Dongkrak Kapasitas Kredit

PT Bank Tabungan Negara (BBTN) sudah melakukan sejumlah persiapan sebagai aksi korporasi dalam menyambut tahun politik 2019. Perseroan akan fokus pada bisnis untuk meningkatkan kinerja 2019 sebagai landasan untuk menggenjot bisnis pada tahun-tahun berikutnya. Dengan langkah itu, perseroan optimistis bakal meningkatkan kapasitas kredit terutama dalam mendukung program pemerintah untuk satu juta rumah.

Tahun depan, perseroan mematok pertumbuhan laba sekitar 16-19 persen. Adapun untuk target kredit dan dana pihak ketiga (DPK) diproyeksi sekitar 15 persen.

Direktur Utama BTN Maryono mengungkapkan, target pertumbuhan yang masuk dalam rencana bisnis bank (RBB) tersebut merupakan target konservatif dengan mempertimbangkan beberapa kondisi. “Misalnya kenaikan BI 7 Days Repo Rate yang diekspektasikan akan berlanjut, dengan proyeksi 6 persen di akhir 2018 dan 6,50 persen di tahun 2019,” kata Maryono di Jakarta, Minggu (2/12).

Target tersebut juga sudah dengan penyesuaian kebutuhan alokasi CKPN untuk persiapan pemenuhan PSAK 71 di tahun 2020.

Selain terkait kondisi sektor ekonomi, Maryono mengaku target RBB BTN juga disesuaikan dengan adanya Pemilu legislatif dan presiden yang akan dilakukan serentak pada 2019. Namun dia menilai pengaruh tahun politik sangat kecil terhadap bisnis BTN. “Kami berharap Pemilu berjalan damai dan lancar sehingga tidak mengganggu iklim bisnis di Indonesia. Pemilu itu bulan April setelah itu akan berjalan seperti biasa. Jadi pengaruhnya kecil tahun politik ini,” tegasnya.

Menurut Maryono dengan melihat kondisi tersebut, BTN optimistis tahun 2019 bisa menyalurkan pembiayaan KPR sebanyak 850 ribu unit. Jumlah itu naik 100 ribu unit dibandingkan target tahun ini yang sebesar 750 ribu unit.

Lebih lanjut Maryono menuturkan untuk mencapai target dalam RBB itu, perseroan telah menetapkan beberapa strategi. Di antaranya memperkuat kontribusi pertumbuhan KPR Subsidi (SSB, FLPP, BP2BT dan TAPERA), meningkatkan pertumbuhan KPR Non Subsidi dengan skema KPR segmen MBR dan ASN, memperkuat peran BTN HFC, dan mengembangkan inisiatif yang mendukung pengembangan bisnis developer hunian bersubsidi.

Selain itu, BTN juga akan melakukan streamlined proses penyaluran KPR Subsidi, memperluas aliansi strategis dengan developer di luar pulau Jawa dan mengembangkan model bisnis untuk konsumen mass informal.

Maryono menuturkan, untuk mendukung capaian tersebut, perseroan akan mengimplementasikan struktur organisasi yang agile, dengan streamline peran Kantor Pusat, Kantor Wilayah dan Kantor Cabang. Kemudian mempercepat proses bisnis (kredit dan pembukaan rekening dana) melalui Roll-Out inisiatif Business Process Improvement (BPI) dan meningkatkan produktivitas tenaga penjual di Kantor Cabang dan Outlet dengan mengimplementasikan inisiatif Branch Activity. ”Harapannya tahun depan kontribusi kami terhadap program sejuta rumah lebih besar lagi,” jelasnya. (ask/jpc)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
23 June 2024 - 09:25
Sharp Semarakan Jakarta Fair Kemayoran 2024 Hadirkan Promo Menarik

WARTAPENANEWS.COM – Sharp kembali ramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2024 yang akan berlangsung selama satu bulan penuh dari tanggal 12 Juni – 14 Juli 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Menempati area

01
|
22 June 2024 - 12:05
Kominfo Belum Bisa Pulihkan Usai 55 Jam Server PDN Eror

WARTAPENANEWS.COM –  Server Pusat Data Nasional (PDN) Kominfo masih mengalami gangguan hingga Sabtu (22/6) pukul 11.00 WIB. Gangguan server ini pertama kali diketahui pada Kamis (20/6) pukul 04.00 WIB yang

02
|
22 June 2024 - 11:16
Usai Pandemi, Bisnis Sepeda Lesu hingga Banting Harga

WARTAPENANEWS.COM – Bisnis sepeda usai era pandemi Covid-19 kini lesu. Seperti dialami toko-toko sepeda di berbagai penjuru AS yang menghadapi kesulitan setelah penjualan yang marak pada awal pandemi lalu. Menurut

03