29 Januari 2023 - 06:17 6:17
728x90

IBCSD Lembaga Independen Penyelesaian Konflik Berbasis Lahan

Bersarkan temuan Conflict Resolution Unit (CRU) – Indonesia Business Coalition on Sustainable Business (IBCSD) tahun 2006, diperkirakan kerugian yang diakibatkan konflik berbasis lahan antara masyarakat dan dunia usaha mencapai US$ 70 ribu – US$ 2,5 juta. Sementara kerugian tak berwujud berpotensi mencapai sekitar US$ 600 ribu – US$ 9 juta.

Untuk memperkecil nilai kerugian tersebut, IBCSD meluncurkan buku Panduan Praktis Penanganan Konflik Berbasis Lahan di Jakarta pada Kamis, 29 November lalu.

Menurut Direktur Eksekutif IBCSD Budi Santoso, Conflict Resolution Unit yang merupakan bagian dari IBCSD terbentuk atas prakarsa sejumlah perusahaan yang merasa konflik berbasis lahan yang terjadi di Indonesia begitu masif.

Penyelesaian lewat jalur hukum atau pengadilan dirasakan begitu menyita waktu dan biaya. “Sebagai alternatif lain yang bisa menghemat waktu dan biaya, yakni dengan jalur mediasi atau perdamaian,” kata Budi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Budi menambahkan, buku panduan yang baru saja diluncurkan bisa menjadi panduan bagi perusahaan pemilik lahan hak guna usaha (HGU) menangani konflik yang kerap terjadi dengan masyarakat. Karena diakuinya, konflik yang muncul terkadang proses penyelesaiannya berlarut-larut, dan kerap terulang kembali.

“Buku ini lahir atas inisiasi KADIN yang diinkubasi oleh IBCSD dan menjadi guide line bagi perusahaan-perusahaan agar bisa menangani munculnya konflik berbasis lahan. Dan yang paling terpenting bagaimana cara mencegahnya,” ujar
Budi.

Meskipun IBCSD beranggotakan sejumlah perusahaan, tapi CRU menjadi sebuah unit atau lembaga independen diantara pihak yang tengah berkoflik. Posisiya berada di tengah, tidak terpengaruh oleh perusahaan, LSM, dan elemen masyarakat lainnya.

“Ketika terjadi mediasi, kami menunjuk mediator yang disepakati oleh para pihak yang berkonflik, sehingga indepedensi CRU tetap terjamin,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Manager CRU Ginanjar Tamimy mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah berhasil menyelesaikan 2 kasus secara mediasi dari 8 laporan yang diterimanya.

Ketika ditanya berapa lama waktu penyelesaiannya, Ginanjar berujar, setiap kasus bervariasi waktu penyelesaiannya, antara 3 bulan hingga 1,5 tahun. “Ini tergantung kesiapan semua pihak. Semakin siap, semakin cepat penyelesaiannya,” terang dia.

Semnetara Program Officer CRU Falatehan Zainy menjelaskan biasanya konflik yang ditemukan di lapangan beragam, mulai dari masalah ganti rugi, tumpang tindih kepemilikan, dan perampasan lahan.

Namun, pria ini menambahkan, sejak beroperasinya di tahun 2016, IBCSD menolak konflik berbasis lahan yang perkaranya sudah masuk ke ranah pengadilan. (robi)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03