25 May 2024 - 21:04 21:04

Ibu Pembunuh Anak di Bekasi Dirawat RS Bhayangkara karena Benturkan Kepala di Sel Tahanan

WARTAPENANEWS.COM – SNF (26) ibu yang melakukan kasus pembunuhan terhadap anaknya AAMS di Kota Bekasi dilarikan ke RS Bhayangkara untuk menjalani perawatan kejiwaan. Perawatan dilakukan karena perilaku SNF yang melukai diri dengan membenturkan kepala saat berada di sel tahanan.

“Terakhir kan karena tersangka SNF ini membenturkan kepalanya berulang kali ke tembok ruangan sel tahanan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus saat dikonfirmasi, Kamis (14/3/2024).

Atas peristiwa tersebut Polres Metro Bekasi melakukan koordinasi dengan dokter psikiater RS Bhayangkara untuk dilakukan perawatan di RS Bhayangkara. Saat ini tersangka SNF dilakukan pemeriksaan di RS Bhayangkara.

“Jadi sabtu malam sampai hari ini masih dirawat di sana. Keterangan psikiater, ini masih dilakukan perawatan di sana,” jelasnya.

Perawatan terhadap SNF dilakukan untuk menyembuhkan karena memiliki perilaku melukai diri. Hal itu dilakukan untuk memaatikan perilaku tersebut terobati.

“Jadi kata dokter psikiaternya harus diobati dulu perilaku atau melukai diri dia sendiri, baru nanti tes pemeriksaan kejiwaan,” pungkasnya.

Sebelumnya, NFS ditetapakan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Penetapan tersangka dilakukan setelah sebelumnya penyidik melakukan gelar perkara.

“Hasil gelar perkara saudari SNF atau ibu dari korban itu telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti yang cukup yang ditemukan oleh penyidik,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Adapun pasal yang diterapkan penyidik terhadap tersangka SNF, adalah kekerasan terhadap anak yang menyebabkan meninggal dunia dan dilapis juga dengan pasal pembunuhan. Sehingga dapat dipastikan ancaman pidana terhadap tersangka SNF di atas lima tahun.

Sementara terkait dengan motif tersangka tega tega menghabisi buah hatinya dengan sadis, masih terus didalami oleh penyidik. Namun berdasarkan pengakuan sementar terduga pelaku mengaku mendapatkan bisikan ghaib yang membuat dirinya membunuh korban. Bahkan tersangka sempat tertawa pada saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

“Kondisi yang bersangkutan masih stabil dan mohon maaf tadi pada saat diambil keterangan sedikit agak ketawa,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra.

Peristiwa pembunuhan sadis tersebut terjadi klaster Burgundy Residence, di Kompleks Perumahan Summarecon Bekasi, Jawa Barat pada hari Kamis (7/3/2024). Kasus ini terungkap berkat laporan dari Bhabinkamtibmas. Kemudian pada saat pihak kepolisian datang ke tempat kejadian perkara kondisi korban sudah bersimbah darah di dalam kamar. Saat ini korban dibawa ke RS Kramatjati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi. (mus)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
25 May 2024 - 12:41
Terjadi Lagi, Bus Rombongan Study Tour Alami Kecelakaan di Sumsel

WARTAPENANEWS.COM – Kecelakaan bus rombongan study tour kembali terjadi, kali ini dialami oleh bus membawa rombongan study tour Sekolah Dasar (SD) yang diduga dari Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Sumatera

01
|
25 May 2024 - 11:38
Di Wilayah Ini, Kendaraan Tanpa Pelat Nomor Makin Marak

WARTAPENANEWS.COM –  Kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil tanpa pelat nomor (TNKB) kembali marak di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Ironisnya, para pengemudi kendaraan ini rata-rata mengemudi secara ugal-ugalan

02
|
25 May 2024 - 10:39
Makin Meluas, Ada 47 RT di Jakarta yang Terendam Banjir

WARTAPENANEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya mulai Jumat (24/5), menimbulkan genangan dan banjir di sejumlah wilayah, Sabtu (25/5). BPBD DKI melaporkan, banjir siang ini meluas hingga ke

03