20 May 2024 - 00:39 0:39

Istana Bantah Informasi di Video Unjukrasa Buruh China Morowali

WartaPenaNews, Jakarta— Kepala Staf Kepresidenan, Dr Moeldoko memastikan bahwa video unjukrasa buruh PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) di Morowali, Sulawesi Tenggara, Kamis (24/1) lalu, untuk menuntut kenaikan upah. “Jangan termakan berita hoax,” ujar Moeldoko, Jumat (25/1).

Menurut Moeldoko, tuntutan para pekerja kini sedang dibahas secara tripartit untuk memformulasikan berapa kenaikan yang pas bagi pekerja. Kenaikan harus sesuai dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Sebaiknya kita semua saling bersabar menunggu hasil perundingan,” kata Moeldoko. Dia berharap selama proses perundingan tidak ada aksi intimidasi. Sehingga, semua pihak bisa berpikir dan merumuskan secara jernih.

Sebelumnya beredar di media sosial, video berdurasi 2 menit 5 detik yang berisi unjukrasa buruh. Video itu dilengkapi suara yang menyebut unjukrasa para pekerja asing asal Tiongkok. Sementara video lain dengan visual yang sama menyebut demo itu menolak dominasi pekerja asing.

Saat ini total pekerja di PT IMIP sekitar 30 ribu orang. Kurang dari 12 persen diantaranya merupakan tenaga kerja asing. (isu/rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
18 May 2024 - 12:19
Sosok Ayah Pacar Vina Cirebon Ternyata Seorang Perwira Polisi

WARTAPENANEWS.COM –  Ternyata sosok ayah pacar Vina Cirebon yang tewas dibunuh seorang Perwira Polisi. Diketahui, kasus Vina kembali jadi perhatian masyarakat setelah diangkat ke layar lebar pada 2024 dengan judul

01
|
18 May 2024 - 11:17
Gegara Perang Gaza, Ada Perpecahan Dalam Kabinet Israel

WARTAPENANEWS.COM –  Satu demi satu perpecahan dalam kabinet Israel terkait perang di Gaza mulai terungkap. Menteri Pertahanan Yoav Gallant secara terbuka menuntut strategi yang jelas dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu,

02
|
18 May 2024 - 10:15
Pejabat Kemenhub yang Buat Sumpah Sambil Injak Al-Quran, Dilaporkan ke Polisi

WARTAPENANEWS.COM – Pejabat Kementerian Perhubungan bernama Asep Kosasih dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama. Laporan itu dibuat berdasarkan sebuah video viral yang menampilkan Asep sedang melakukan sumpah

03