28 Januari 2023 - 08:31 8:31
728x90

Isu HAM Dianggap Sudah Tidak Relevan Diangkat di Debat Pilpres

WartaPenaNews, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menggelar debat Pilpres 2019 dalam lima putaran yang akan dihelat mulai Januari hingga April. Debat pertama digelar pada Kamis (17/1), dengan peserta debat pasangan calon presiden-wakil presiden. Adapun tema yang diangkat pada debat pertama menyangkut persoalan hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Dalam sesi debat pertama tersebut, pasangan Joko Widodo-Maruf Amin mengusung 17 program aksi HAM dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno 6 program aksi.

Namun, sebagian pihak menilai bahwa isu HAM yang akan diangkat pada debat capres-cawapres, Kamis (17/1) malam nanti dianggap sudah tidak relevan. Pasalnya, dalam beberapa tahun belakangan ini penyelesaian masalah kasus HAM tidak kunjung diselesaikan oleh siapapun Presidennya.

“Masalah penyelesaian HAM tidak pernah ketemu. Waktu Presidennya Pak Habibie lewat, Gusdur lewat, Megawati lewat, dan pada Pilpres 2004 Bu Mega juga menggandeng Prabowo sebagai Wapres. Lalu SBY selama 10 tahun juga lewat. Pak Jokowi juga lewat nampaknya. Jadi isu HAM ini sudah gak fair untuk diangkat,” kata Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah di Jakarta, Rabu (16/1).

Menurut Fahri, tidak relevannya isu HAM diangkat pada debat Pilpres tahun ini karena, masing-masing paslon memiliki tanggungjawab dan permasalahan yang sama. Terlebih dia menilai, isu HAM ini hanya dijadikan kepentingan politik, melainkan bukan hukum.

“Isu HAM sekarang bukan masalah hukum tapi masalah politik, kalau masalahnya politik, kita berdebatnya nanti saja setelah siapa Presiden yang terpilih, untuk meminta tanggungjawab meringankan beban negara,” ujarnya.

Untuk itu Fahri berharap, debat perdana Pilpres nanti berlangsung seru. Masing-masing pasangan calon harus bertarung secara maksimal. Sebab, debat Pilpres merupakan sajian bagi rakyat untuk menentukan pilihan.

“Saya berharap, agar kedua pasangan Capres dan Cawapres pada debat nanti jangan kayak cerdas cermat, cerdas tangkas dan harus betul-betul saling nguji,” pungkasnya. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 08:30
Konsumen Meikarta Minta Duitnya Dikembalikan Sudah 3 Tahun Belum Dibangun

wartapenanews.com - Konsumen apartemen Meikarta yang merupakan proyek ikonik dari Grup Lippo, mundur teratur. Termasuk Rosalina Gozal, jadwal serah terima kunci lewat 3 tahun, namun apartemennya masih berbentuk tanah. Alias

01
|
28 Januari 2023 - 08:06
Serang Jemaah, Inggris dan AS Kutuk Aksi Penembakan di Sinagoge Yerusalem

wartapenanews.com - Inggris mengutuk serangan di sebuah Sinagoge di Neve Ya’akov, Yerusalem pada Jumat (27/1). Dalam peristiwa ini tujuh orang tewas dan 10 orang luka-luka. "Menyerang jemaah di sinagoga pada

02
|
28 Januari 2023 - 07:33
7 Orang Tewas Dalam Penembakan di Sinagoge Yerusalem

wartapenanews.com - Tujuh orang tewas dan 10 orang luka-luka akibat serangan di sebuah Sinagoge di Neve Ya’akov, Yerusalem pada Jumat (27/1). Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit, termasuk wanita

03