7 Februari 2023 - 08:56 8:56

Jurkamnas Prabowo-Sandi Desak Pemerintah Bereskan Persoalan E-KTP

Pernyataan Kemendagri yang menyebut ada 31 juta pemilih yang belum masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 menimbulkan kecurigaan berbagai pihak akan adanya pemilih siluman.

Terkait hal itu, Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas), Putih Sari mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk segera membereskan data kependudukan di Indonesia.

“Penyebab utama kacaunya DPT ini ya karena Kemendagri tidak mampu mengurusi E-KTP secara baik. Kemendagri harus berbenah mengurusi E-KTP ini agar tidak menjadi polemik berkepanjangan,” ujar Putih Sari saat dihubungi, Rabu (12/12/2018).

Anggota DPR RI Komisi IX ini juga meminta KPU agar membuka data Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) agar bisa diakses oleh partai politik dan pasangan calon.

“Agar tidak menimbulkan kecurigaan, seyogyanya KPU bisa memberikan izin kepada Tim pemenangan Capres Cawapres dan partai politik untuk ikut memeriksa data DPTHP tersebut,” kata Putih.

Terakhir, Putih Sari yang kembali maju sebagai caleg DPR RI Partai Gerindra di Dapil Jabar VII meliputi Kabupaten Purwakarta, Bekasi dan Karawang dengan nomor urut 1 ini mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif mengecek DPT di wilayah tempat tinggalnya.

“Untuk mencegah adanya identitas ganda ataupun pemilih misterius, ayo kita proaktif periksa DPT di kediaman masing-masing. Cek di RT dan RW,” tambahnya.

Jika ditemukan adanya dugaan DPT siluman, Putih Sari mengatakan masyarakat dapat melapor ke posko pemenangan Prabowo-Sandi terdekat.

“Jika masyarakat menemukan nama yang tidak dikenal, bisa langsung melapor ke posko pemenangan Prabowo Sandi terdekat. Bisa juga ke Roemah Djoeang Prabowo-Sandi yang sudah tersebar di banyak kota kabupaten di Indonesia agar bisa kami tindaklanjuti,” tutupnya.

Seperti yang diketahui, Badan Pemenangan Nasional (BPN) calon presiden-wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyambangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan meminta diizinkan mengakses data-data terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019, Senin (10/12).

Kubu Prabowo-Sandi juga meminta KPU melibatkan pihaknya dalam menganalisis data DPT Hasil Perbaikan (DPTHP). Sedianya, DPTHP itu akan ditetapkan lagi pada 16 Desember 2018 mendatang.

BPN minta dilibatkan untuk menghindari kesalahpahaman pandangan terkait DPTHP yang ditetapkan nantinya. Pasalnya, beberapa waktu lalu Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negri (Dirdukcapil Kemendagri) menyebut ada 31 juta pemilih yang belum masuk DPT. (robi)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

Presiden Rusia Vladimir Putin
Pasok Tank untuk Ukraina, Putin Ancam Jerman Pakai Nuklir
film
Deretan Film Semi China Terbaik
satu 1
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
7 Februari 2023 - 06:29
Man City Terserat Kasus dan Terancam Pengurangan Poin hingga Degradasi

wartapenanews.com - Manchester City terancam hukuman berat berupa pengurangan poin hingga degradasi setelah Premier League mendakwa mereka. The Citizens didakwa atas lebih dari 100 pelanggaran Financial Fair Play (FFP) selama

01
|
7 Februari 2023 - 06:08
8 Anggota Geng Motor “Kapal Api” Bogor Diamankan Polisi

wartapenanews.com - Kepolisian Sektor Parung, Polres Bogor, berhasil menangkap delapan anggota gangster “Kapal Api” yang berkeliaran di Jalan Raya Lebak Wangi, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Delapan anggota gangster itu

02
|
6 Februari 2023 - 12:17
Diduga Sebabkan Gagal Ginjal, BPOM Setop Sementara Produksi-Distribusi Obat Sirop

wartapenanews.com - Dua anak di Jakarta dilaporkan mengidap Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada awal Februari 2023, setelah kasus serupa tak ditemukan sejak Desember 2022. Satu meninggal dan satu

03