29 Januari 2023 - 05:12 5:12
728x90

Kadin Apresiasi Langkah Pertamina Masuk ke Industri Petrokimia

WartaPenaNews, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai positif masuknya PT Pertamina (Persero) dalam industri petrokimia bahkan BUMN tersebut seharusnya juga mengintegrasikan industri itu dari hulu sampai hilir

“Tentu saja kita sambut gembira. Jadi, meski sebenarnya Indonesia sudah tertinggal dalam industri ini satu dekade, paling tidak kita bisa berharap bahwa lima tahun ke depan kita akan lebih baik,” kata Wakil Komisi Tetap Industri Hulu dan Petrokimia Kadin Indonesia, Achmad Widjaya seperti dikutip dari kantor berita Antara, Senin (23/12/2018).

Menurut dia, saat ini Indonesia tertinggal jauh dibandingkan negara-negara lain di bidang industri petrokimia, hal itu dikarenakan sebagian besar bahan baku petrokimia diperoleh melalui impor, termasuk di antaranya adalah Nafta.

“Jadi kalau tidak dimulai dari sekarang, kita akan lebih terlambat lagi,” lanjut Widjaya melalui keterangan tertulisnya.

Dia berharap bahwa Pertamina tidak hanya fokus pada sisi hulu petrokimia namun juga harus mulai mengintegrasikan bisnis tersebut dari hulu sampai hilir, karena investasi petrokimia sangat besar, serta mempunyai pola industri jangka panjang.

“Selain itu, juga karena keuntungan atau profit kembali yang diperoleh adalah jangka panjang,” katanya.

Selama ini, menurut dia, pelaku usaha sektor petrokimia di tanah air sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk 265 juta jiwai. Industri petromikia yang ada misalnya Chandra Asri dan Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban dinilai belum cukup.

Oleh karena itu, Wijaya mengatakan, kesempatan Pertamina untuk mengintegrasikan industri petrokimia dari hulu sampai hilir, juga sangat terbuka. Sebab, memang hanya korporasi-korporasi besar yang bisa masuk ke dalam industri tersebut.

“Kalau korporasi yang tanggung tidak mungkin masuk ke bisnis seperti itu. Nah itu yang kita harus kaji lebih dalam lagi agar bisa masuk dan pintu-pintu Pertamina harus dibuka,” ujarnya.

Saat ini, melalui tiga kilangnya, yaitu Plaju, Dumai, dai Cilacap, Pertamina memang tengah konsen memproduksi bahan baku petrokimia, yaitu Polypropylene. Bahan baku tersebut sangat dibutuhkan dalam berbagai industri, misalnya bijih plastik.

Keseriusan Pertamina menggeluti industri ini juga ditandai dengan peresmian Operator Training Simulator (OTS) Polypropylene di Pertamina RU III pekan ini.

Peresmian OTS merupakan salah satu terobosan untuk mempercepat peningkatan kompetensi para pekerja serta sebagai sarana improvement process sebelum diaplikasikan di Kilang Petrokimia.

OTS merupakan perangkat simulator yang mensimulasikan seluruh kegiatan operasional kilang baik dari dalam Distributed Control System (DCS) maupun langsung dari lapangan.(rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03