17 June 2024 - 01:47 1:47

Korban Tewas Tabrakan Kereta di India Bertambah jadi 233 Orang

wartapenanews.com –  Sedikitnya 233 orang tewas dan 900 lainnya luka-luka dalam tabrakan yang melibatkan sejumlah gerbong kereta api di Negara Bagian Odisha, India bagian timur, kata beberapa pejabat.

Lebih dari 200 ambulans dikirim ke tempat kejadian di Distrik Balasore, kata Pemimpin Negara Bagian Odisha, Pradeep Jena.

Sebuah gerbong kereta penumpang dilaporkan keluar dari rel kemudian ditabrak oleh kereta lain di jalur berlawanan, pada Jumat (02/06) malam.

Ini adalah kecelakaan kereta terburuk di India pada abad ini. Para pejabat memperkirakan jumlah korban tewas akan terus meningkat.

Indian Railways mengatakan dua layanan yang terlibat adalah Coromandel Express dan Howrah Superfast Express.

Sebanyak 233 jenazah telah ditemukan sejauh ini, kata Jena.

Menurutnya, terdapat lebih dari 100 dokter tambahan telah dikerahkan.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan dia sangat berduka atas insiden itu dan pikirannya tertuju pada keluarga yang berduka.

“Operasi penyelamatan sedang berlangsung di lokasi kecelakaan dan semua bantuan diberikan kepada mereka yang terkena dampak,” cuitnya di Twitter.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Amit Shah menyebut insiden itu “sangat menyakitkan”.

Seorang pria yang selamat mengatakan bahwa “10 sampai 15 orang menimpa saya ketika kecelakaan itu terjadi dan semuanya menjadi kacau. Saya berada di dasar tumpukan.

“Tangan saya terluka dan juga bagian belakang leher saya. Ketika saya keluar dari kereta, saya melihat seseorang kehilangan tangan, seseorang kehilangan kaki, sementara wajah seseorang berubah bentuk,” kata korban yang selamat kepada kantor berita India, ANI.

Hari berkabung telah diumumkan di Negara Bagian Odisha.

Peristiwa diyakini bermula ketika beberapa gerbong kereta Shalimar-Chennai Coromandel Express keluar dari rel sekitar pukul 19:00 waktu setempat. Beberapa gerbong tersebut terlempar ke jalur berlawanan.

Kereta lain – Howrah Superfast Express yang menempuh perjalanan dari Yesvantpur ke Howrah – kemudian menabrak gerbong yang terbalik.

Sejumlah pejabat India mengatakan bahwa kereta kargo – yang sedang berhenti di lokasi – juga terlibat dalam insiden tersebut. Mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Beberapa penumpang yang selamat terlihat bergegas untuk membantu menyelamatkan mereka yang terjebak di antara kereta.

Beberapa perusahaan bus lokal juga membantu mengangkut penumpang yang terluka.

India memiliki salah satu jaringan kereta api terbesar di dunia dan kecelakaan sering terjadi, meskipun pemerintah menginvestasikan ratusan juta dolar untuk memperbaiki infrastruktur, kata editor regional BBC Asia Selatan, Anbarasan Ethirajan.

Bencana kereta api terburuk di India terjadi pada 1981, ketika kereta penumpang yang penuh sesak terlempar dari rel dan masuk ke sungai saat topan berlangsung di Negara Bagian Bihar, menewaskan sedikitnya 800 orang. (mus)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
15 June 2024 - 13:16
Libur Iduladha, Penumpang Kereta di Yogyakarta Meningkat

WARTAPENANEWS.COM – Jelang Idul Adha 2024, penjualan tiket kereta api jarak jauh keberangkatan awal stasiun di Daop 6 mengalami peningkatan. Total ada 88.401 tiket yang terjual untuk tanggal 13 Juni

01
|
15 June 2024 - 12:37
Sepanjang 2024, 1.008 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Bantul

WARTAPENANEWS.COM – Polres Bantul mencatat sepanjang Januari hingga Juni 2024 ini ada 1.008 kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bantul. Dari jumlah itu, 1.258 orang luka ringan dan 71 orang meninggal

02
|
15 June 2024 - 12:14
Jalanan di Jakarta Lengang saat Libur Panjang Idul Adha

WARTAPENANEWS.COM – Long weekend Hari Raya Idul Adha membuat sejumlah ruas jalan di Jakarta tampak lengang dari padatnya kendaraan. Idul Adha akan dirayakan pada Senin (17/6) mendatang. Libur panjang digunakan

03