28 February 2024 - 17:15 17:15

Literasi untuk Anak Negeri

WartaPenaNews, Jakarta – Literasi menjadi salah satu cara untuk memberantas buta aksara, selain mampu memberdayakan kelompok masyarakat di suatu daerah.

Angka buta aksara di Indonesia masih terbilang tinggi walau trennya menurun. Ada 11 propinsi dengan angka buta aksara terbanyak, dan mayoritas didominasi oleh kaum perempuan.

Permasalahan ini menjadi serius karena kaum perempuan menjadi sosok utama yang melahirkan dan membesarkan generasi masa depan. Ibu menjadi sosok penting yang menghantarkan generasi muda menuju kesuksesan.

Untuk menggairahkan minat masyarakat terhadap literasi Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI) bekerjasama dengan MoneyGram Foundation telah menyelenggarakan Program Mobil Pintar. Merupakan perpustakaan keliling untuk pelajar agar mendapatkan akses dan fasilitas pendidikan. Selain perpustakaan digelar pula beragam agenda menarik yang berkaitan dengan literasi berbasis budaya.

Tahun ini, dilakukan perluasan program berupa penambahan 2000 koleksi buku. Tak hanya itu, MoneyGram Foundation telah menambah dana hibah untuk memperbanyak koleksi buku, pengadaan e-book. Serta untuk pengadaan fasilitas pendidikan untuk anak-anak dari Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah.

Melalui pendanaan ini, YPPI akan memperluas Program Mobil Pustaka Pintar untuk mengakomodir kebutuhan anak- anak di Kecamatan Kalidawir, Tanggung Gunung dan Bandung di Kabupaten Tulungagung. Kabupaten Tulungagung merupakan wilayah dengan tingkat pekerja migran yang cukup tinggi, dengan kualitas hidup yang masih kurang memadai.

“Peningkatan kemampuan literasi dan pendidikan untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan keluarga di Indonesia dapat terwujud karena kemitraan yang baik antara YPPI dan MoneyGram melalui inovasi program Mobil Pustaka Pintar,” ujar Aimee Griffiths, Ketua MoneyGram Foundation.

Menandai penyerahan dana hibah diselenggarakan acara apresiasi “The Journey of Mobil Pustaka Pintar, Pengetahuan Mengubah Kehidupan”, di Gedung Teater Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Turut hadir Aimee Griffiths, Sabrina Chan, Direktur Marketing APAC ME ISC, Dr.Muhammad Syarif Bando MM, Kepala Perpustakaan Nasional. Pemutaran film pendek mengenai aktivitas Mobil Pustaka Pintar yang memiliki pengaruh besar kepada anak-anak terkait dunia literasi.

Sementara Awam Prakoso, pendongeng dan pemerhati anak unjuk kebolehan dengan kiat Story Telling kepada pelajar Sekolah Dasar, Guru dan orangtua. Beberapa aktifitas menarik seperti pembacaan dongeng dan tarian khas daerah menjadi hiburan yang menyenangkan.

Yuk…, Hadirkan Literasi di Rumah

Maraknya anak penikmat gadget mampu menggerus tradisi literasi yang sudah ada sejak dahulu.

Anak dan orang tua milenial seolah telah ‘tercerabut’ dari akar budayanya. Dahulu dongeng sebelum tidur, menjadi kebutuhan anak.

Buku dan koran dianggap bukan produk kekinian. Lihat ketika menggunakan transportasi massal banyak yang asyik sendiri dengan gadget

Padahal budaya literasi melalui berbagai produk bacaan seperti masyarakat Eropa dan Jepang dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi jiwa. Banyak sosok hebat mengaku termotivasi dari budaya literasi.

Nah agar literasi menjadi lifestyle keluarga, mulailah dengan cara berikut:

1. Kumpulkan semua jenis buku yang teronggok di gudang. Bersihkan, sampul dan kelompokkan sesuai dengan jenisnya.

2. Sebelum menggunakan koran menjadi alas atau pembungkus, seleksi beragam artikel seperti kuliner, budaya, kesehatan dan beragam topik menarik lainnya.
Kemudian ajaklah putra-putri Anda membuat kliping.
Kliping bisa dijadikan referensi ketika ada masalah yang sedang hangat dibicarakan. Mau cari referensi tempat kuliner dan wisata, tinggal buka kliping saja.

3. Buat cover kliping dengan disain menarik dengan guntingan kain perca, bekas bungkus permen, gambar animasi atau gunakan bekas tutup botol. Cara ini mampu menarik perhatian anak-anak.

4. Lengkapi koleksi buku di rumah secara rutin. Toko buku, pasar buku pre loved atau pesta buku dengan tawaran diskon besar-besaran merupakan tempat hunting yang menarik dan ramah kantong lho.

5. Manfaatkan ruang tamu atau ruang keluarga menjadi perpustakaan mini. Jika ingin membuat ruang membaca lesehan, pastikan Anda menggunakan permadani tebal nan lembut. Lengkapi dengan bantal untuk sandaran tubuh. Jangan lupa untuk menyediakan snack dan minuman agar yang membaca merasa betah.

7. Buat aktifitas menarik yang berbeda setiap week end. Ajak anak untuk mengundang teman-temannya. Memasak, membuat ketrampilan atau belajar mendongeng menjadi aktifitas favorit anak-anak dan orang dewasa.

8. Sebarkan ‘virus’ literasi kepada tetangga dan saudara terdekat untuk mendapatkan efek domino dengan menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup. (bud)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
28 February 2024 - 12:16
Mantan Suami Artis yang Lepas Tembakan di Jaktim Dibekuk Polisi

WARTAPENANEWS.COM  -  Polisi menangkap Gathan Saleh Hilabi, mantan suami artis yang melakukan penembakan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. "Sudah ditangkap," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly saat

01
|
28 February 2024 - 11:17
Wacana KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama, MUI Minta Kemenag Kaji Ulang

WARTAPENANEWS.COM  -  Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta Kementerian Agama (Kemenag) mengkaji ulang wacana penggunaan Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menjadi tempat nikah semua agama. Sebab,

02
|
28 February 2024 - 10:14
Hujan di Jabodetabek Awet, Diperkirakan hingga Siang Hari

WARTAPENANEWS.COM  -  Hujan mengguyur Jabodetabek sejak Rabu (28/2) dini hari hingga berita ini diunggah. Hujan awet ini dan diperkirakan turun hingga pukul 11.00 WIB. BMKG dalam peringatan dini terbaru menginformasikan

03