29 Januari 2023 - 05:18 5:18
728x90

LiveMe Indonesia Optimistis Menguasai Pasar Indonesia

WartaPenaNews, Jakarta – LiveMe Indonesia menguatkan lagi keberadaannya di Indonesia sebagai perusahaan live streaming dengan memberikan suntikan tenaga baru dan menguatkan visi dan misi agar lebih berenergi.

Perusahaan yang sudah lebih dari dua tahun berkiprah di Indonesia ini memiliki visi untuk menjadi market leader dalam bisnis live streaming Indonesia pada akhir tahun 2019.

Tentu saja ini adalah visi yang lumayan ambisius mengingat para pesaing penyedia layanan sejenis sudah banyak yang mengais pelanggan di Indonesia.

Bahkan beberapa pemain sudah mempunyai nama yang kokoh. Namun hal tersebut tidak membuat gentar manajemen baru. Optimisme dan semangat baru menyongsong mereka di tahun 2019 ini.

Serena Lin, Country Manager LiveMe Indonesia mengatakan, visi yang lebih bertenaga dikenalkan LiveMe Indonesia, yakni meningkatkan brand value dan siap melakukan promosi di segala lini”.

“Manajemen akan dijalankan secara bersih, efisien dan efektif. Yang tidak kalah penting nya, perusahaan ini berkeinginan pula untuk meningkatkan daya guna LiveMe dalam menunjang kehidupan bermasyarakat, agar nantinya didapatkan lingkungan masyarakat yang lebih berkualitas,” kata Serena Lin dalam keterangan tertulisnya Selasa (15/1/2019).

Mulai Januari 2019 LiveMe Indonesia yang sebelumnya merupakan perusahaan modal asing, dimana kepemilikannya benar-benar 100 persen asing. Maka per Januari 2019, Kedamaian Group, perusahaan lokal telah mengambil alih pengelolaan pelanggan LiveMe Indonesia.

Perusahaan ini sebelumnya tidak bergerak dalam bisnis layanan live streaming namun kepercayaan diri yang tinggi dari pemiliknya disertai insting bisnis yang dimiliki memberikan keberanian untuk pengambilan alihan ini.

Pengambil alihan ini tentu akan berdampak langsung terhadap kontribusi meningkatkan pendapatan negara dalam bentuk, antara lain, pajak. Juga diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran betapapun kecilnya, karena perusahaan akan banyak merekrut talent dan staf warganegara Indonesia, sebagai pengganti pekerja asing yang sebelumnya ada di LiveMe.

Dengan pelatihan-pelatihan yang dilakukan secara berkala diharapkan pula dapat meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia.

Hal inilah yang memberikan tekad kuat kepada stakeholder LiveMe Indonesia yang baru. (isu/rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03