23 June 2024 - 16:07 16:07

Mendagri: Kemendagri Melakukan MoU dalam Rangka Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

WartaPenaNews, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan penandatanganan kerjasama dan MoU dengan Perpustakaan Nasional RI sebagai wujud kongkrit sinergitas antara Kementerian/Lembaga khususnya dalam hal pengembangan perpustakaan sebagai sarana meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Kamis (31/1/2019).

Mendagri Tjahjo Kumolo yang didampingi oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando menyempatkan berkeliling melihat galeri dan koleksi buku-buku di Perpusnas RI sebelum dimulainya pelaksanaan penandatanganan MoU.

“Kita patut berbangga bahwa Indonesia saat ini merupakan Negara kedua di Dunia yang memiliki infrastruktur perpustakaan setelah India,” terang Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando.

Syarif Bando menyampaikan, “Melalui UU Nomor. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, saat ini Pemerintahan Presiden Joko Widodo menyetujui perpustakaan dijadikan urusan wajib di semua level Provinsi dan Kabupaten/Kota, bahkan beliau menginstruksikan untuk kita bisa mengembangkan perpustakaan desa.

“Kami dalam bekerja di lapangan selalu bermitra dengan jajaran Bapak Mendagri di lapangan, baik Ditjen Bangda maupun Perpustakaan,” ujar Syarif Bando.

Negara-Negara Asia sudah berkunjung ke sini dan mengapresiasi komitmen Presiden Joko Widodo bisa membangun gedung perpustakaan yang bertarap International, tutup Muhammad

Dengan diselenggarakannya MoU ini Mendagri berharap secepatnya ikut menggerakan dan mengorganisir seluruh daerah sampai di tingkat-tingkat desa segera terwujud dengan adanya perpustakaan ini.

“Negara kita boleh maju, boleh besar tetapi tidak boleh meninggalkan jati diri sebagai bangsa yang berjuang, sebagai bangsa yang terus berproses sehingga saat sekarang ini kita menuju era negara yang lebih modern di masa-masa yang akan datang,” ujar Tjahjo.

“Dengan adanya nota kesepahaman ini merupakan salah satu upaya kita bersama dalam rangka mendukung peningkatan dan pengembangan di bidang perpustakaan,” ungkapnya.

“Nota kesepahaman ini diharapkan ada sasaran-sasaran strategis yang lebih terarah, yang lebih terukur secara berkesinambungan dan berkelanjutan untuk mendukung fungsi sebagai pusat rujukan dan deposit yang berkualitas sesuai kemajuan teknologi informasi sebagaimana amanat Konstitusi UUD Tahun 1945 dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa ini,” tutur dia.

“Kemendagri memberikan 200 ribu buku elektronik untuk Kemendagri dan IPDN, 50 ribu buku cetak untuk Kemendagri dan IPDN, serta bantuan-bantuan komputer untuk layanan perpustakaan digital,” tambah Tjahjo.

Tjahjo juga meminta kepada pejabat Kemendagri agar memiliki Perpustakaan mini di ruang kerjanya. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
23 June 2024 - 09:25
Sharp Semarakan Jakarta Fair Kemayoran 2024 Hadirkan Promo Menarik

WARTAPENANEWS.COM – Sharp kembali ramaikan Jakarta Fair Kemayoran 2024 yang akan berlangsung selama satu bulan penuh dari tanggal 12 Juni – 14 Juli 2024 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Menempati area

01
|
22 June 2024 - 12:05
Kominfo Belum Bisa Pulihkan Usai 55 Jam Server PDN Eror

WARTAPENANEWS.COM –  Server Pusat Data Nasional (PDN) Kominfo masih mengalami gangguan hingga Sabtu (22/6) pukul 11.00 WIB. Gangguan server ini pertama kali diketahui pada Kamis (20/6) pukul 04.00 WIB yang

02
|
22 June 2024 - 11:16
Usai Pandemi, Bisnis Sepeda Lesu hingga Banting Harga

WARTAPENANEWS.COM – Bisnis sepeda usai era pandemi Covid-19 kini lesu. Seperti dialami toko-toko sepeda di berbagai penjuru AS yang menghadapi kesulitan setelah penjualan yang marak pada awal pandemi lalu. Menurut

03