30 Januari 2023 - 14:59 14:59
728x90

Menko Puan Tegaskan Komitmen Indonesia Realisasikan Target Dalam Sendai Framework

WartaPenaNews, Jakarta – Disela-sela kunjungan kerjanya menghadiri Sidang Executive Board (EB) ke 144 WHO di Jenewa, Swiss, Menko PMK Puan Maharani beraudiensi dengan United Nation Special Representative of the Secretary-General (SRSG)
for Disaster Risk Reduction (Wakil Khusus Sekjen PBB untuk Penanggulangan Risiko Bencana), Mami Mizutori. Kepada Mizutori, Menko Puan menegaskan Indonesia berkomitmen untuk merealisasikan target-target yang terdapat di dalam Sendai Framework.

Menko Puan bertemu dengan Mizutori pada Jumat sore waktu Jenewa. Kepada Mizutori yang baru dilantik sebagai UNSRG for Disaster Risk Reduction pada tahun lalu, Menko Puan menjelaskan, Indonesia dan UNISDR memiliki hubungan kerja sama yang sangat baik di bidang penanggulangan risiko bencana (PRB) melalui partisipasi aktif dalam setiap pertemuan tingkat menteri di bidang PRB. Indonesia merupakan tuan rumah Konferensi Tingkat Menteri Asia ke-5 mengenai PRB pada tahun 2012 di Yogyakarta.

PRB sendiri, jelasnya, telah terintegrasi di dalam rencana pembangunan jangka panjang di Indonesia. Karenanya, Indonesia berkomitmen untuk merealisasikan target-target yang terdapat di dalam Sendai Framework. “Saya percaya akan pentingnya isu pengurangan resiko bencana, salah satunya terkait isu kesehatan, karena kesehatan merupakan salah satu dari Tujuh Target Global pada Sendai Framework. Kita perlu mengurangi gangguan layanan dasar, termasuk layanan dan fasilitas kesehatan, selama dan setelah bencana,” ujar Menko Puan.

Dalam pertemuannya dengan Mizutori pula, Menko Puan mengharapkan kerjasama yang kuat antara Indonesia dengan UNISDR. “Dengan tujuan untuk memperkuat kerja sama kita, saya mengusulkan sebuah payung kerja sama yang formal antara Pemerintah Indonesia dan UNISDR, agar kita dapat memperkuat kolaborasi dan koordinasi di antara kementerian dan lembaga terkait di Indonesia dengan UNISDR,” pungkasnya.

Menko Puan juga mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Hasan Kleib selaku Wakil Tetap RI di Jenewa, Swiss. Rencananya pada Sabtu (26/01) pagi, Menko Puan yang didampingi Menkes Nila F Moeloek akan mengikuti Sidang EB WHO ke 144 di Markas Besar WHO. EB merupakan Dewan Eksekutif WHO yang beranggotakan individu pakar kesehatan mewakili 34 negara anggota WHO. Indonesia merupakan anggota EB yang diwakilkan oleh Menkes Nila F Moeloek. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Januari 2023 - 12:09
Netanyahu Permudah Israel untuk Tembak Orang Palestina

wartapenanews.com - Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mempermudah warganya memperoleh senjata api mengingatkan kekhawatiran akan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur sejak

01
|
30 Januari 2023 - 11:06
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

wartapenanews.com - Jalan yang ada di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Tampak sejumlah warga berdiri di pinggir jalan kampung, seperti menunggu kedatangan seseorang. Tidak menunggu

02
|
30 Januari 2023 - 10:06
Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Diri karena Tak Diterima Pendukungnya Sendiri

wartapenanews.com -  Klub Arema FC nampak sudah gerah dengan beberapa penolakan dan aksi ricuh dari pendukungnya sendiri di Tanah Air. Akibatnya manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan tim menyusul situasi yang tak

03