Otak Suap Jaksa Pinangki di DPR Ketum NasDem Sulsel?

oleh -

WartaPenaNews, Jakarta – Kasus Djoko Tjandra menggelinding sampai ke DPR RI. Ada beberapa anggota Komisi III disebut-sebut terlibat dalam upaya pembebasan Djoko Tjandra.

Salah satu politisi yang sudah jadi tersangka adalah Andi Irfan Jaya. Andi Irfan adalah mantan Partai NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel) dan juga kolega Ketua Umum DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse.

Persepsi publik menyebut Andi Irfan Jaya bukanlah otak di balik kasus suap mengurus fatwa MA untuk pembebasan Djoko Tjandra. Namun seperti dikatakan mantan Sekjen NasDem, Patrice Rio Capella, Andi Irfan bukanlah pemain inti.

BACA JUGA:   Ini Harapan Ronald Koeman pada Lionel Messi

“Andi Irfan bukanlah pemain utama. Dia hanya menjalankan perintah. Lalu siapa? Di atasnya kan ada Rusdi Masse,” kata Rio Capella seperti dikutip dari TV One yang dipantau Ahad (20/9/2020).

Kamis lalu, dalam sebuah diskusi daring yang digelar NAGARA Institute, anggota Komisi III DPR Benny K Harman terang-terangan meminta Jaksa Agung tidak segan-segan memeriksa teman-temannya di DPR.

“Sebab, kata politisi Partai Demokrat ini, otak dari kasus suap Djoko Tjandra lewar Jaksa Pinangki itu, adalah politisi Senayan. Saya sebagai anggota DPR minta Jaksa Agung tidak segan-segan, jangan sungkan-sungkan memeriksa teman-teman saya di DPR,” kata Benny K Harman.

BACA JUGA:   Bila Harga Tes Swab Lebih dari Rp900 Ribu, Segera Laporkan

Dalam diskusi, politisi NasDem, Akbar Faizal selaku pemantik webinar mengatakan kasus Djoko Tjandra adalah kejahatan luar biasa. Ini adalah megaskandal yang sulit diterima akal sehat. Sebab, klasternya, sudah merasuk ke lembaga penegak hukum.

“Ada klaster Kejaksaan, ada klaster Kemenkun HAM, ada klaster kepolisian, ada klaster Kemendagri. Namun yang belum terkuak adalah klaater DPR. Karena itu kita berbarap ada pengungkapan oknum-oknum di Senayan,” ujarnya.

Siapakah yang di Senayan? Patrice Rio Capella sudah menyebut salah satunya adalah Rusdi Masse. Benarkah skenario pembebasan Djoko Tjandra salah satunya diotaki oleh ketum NasDem Sulsel itu?

BACA JUGA:   Jajaran Direksi Perum Bulog Dirombak, Siapa Saja yang Kena Gusur?

“Kalau Andi Irfan Jaya tentu bukanlah pemain nasional. Bagaimana bisa Djoko Tjandra percaya dengan pengaruh Andi Irfan. Pasti bilang siapa anda. Jadi di atas Irfan ada Rusdi Masse,” kata Rio Capella. (Azk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *