7 Februari 2023 - 08:26 8:26

Patuhi Tolak Rekam Biometrik Bagi Calon Jamaah Haji dan Umroh

WartaPenaNews, Jakarta – Kalangan pelaku usaha biro Haji dan Umroh menolak pelaksanaan rekam data biometrik untuk pembuatan visa umrah dan haji yang dilakukan oleh Visa Facilitation Services (VFS) Thaseel, perusahaan penyelenggara pembuatan visa di bawah Kedutaan Besar Arab Saudi. Hal ini dinilai telah menimbulkan gejolak dan kegaduhan bagi calon jamaah haji di Indonesia.

“Hadirnya VFS ini sangat membuat kegaduhan dan gejolak di banyak jemaah haji dan umrah,” kata Ketua Harian Permusyawaratan Antar Syarikat Umrah dan Haji Indonesia (Patuhi) Artha Hanif dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/1/2019)

Artha mengatakan, selama ini, rekam biometrik untuk keperluan pembuatan visa umrah dan haji hanya dilakukan begitu para jemaah mendarat di Jeddah, Arab Saudi. Prosesnya pun tidak berlangsung lama, hanya membutuhkan waktu 5 menit. Tapi sejak Oktober 2018 atau tiga bulan lalu, proses rekam biometrik itu dipindahkan ke negara-negara asal jemaah haji dan umrah.

Persyaratan yang diwajibkan mulai 17 Desember 2018, kata Artha, membuat sejumlah perusahaan biro perjalanan haji dan umrah di bawah Patuhi menemukan kesulitan pada proses rekam biometrik di kantor-kantor VFS Thaseel yang ada di Indonesia. Pertama, keterbatasan jumlah kantor yang hanya berjumlah 30 unit, sangat menyulitkan para jemaah yang tersebar di berbagai daerah. Kedua, proses pengurusan yang bisa memakan waktu hingga dua hari.

Akibatnya, banyak jemaah haji yang merasakan kerugian, mulai dari jadwal keberangkatan yang tertunda hingga tiket dan pemesanan pesawat maupun hotel yang terpaksa tertunda. Saat ini saja, khusus untuk jemaah haji Indonesia, jumlahnya sudah mencapai 1.050.000 orang setiap tahunnya. Jumlah jemaah umrah juga lebih banyak lagi. Nah, VFS dinilai tidak mampu untuk mengakomodasi kebutuhan seluruh jemaah tersebut.

Para perusahaan biro travel ini mengaku sudah membicarakan ini langsung dengan pihak VFS Thaseel. Tapi, kata Artha, mereka hanya memberikan jawaban, pihaknya hanya kontraktor pelaksana yang mendapat mandat dari kerajaan Arab Saudi.

“Kalau anda mau umroh, harus lalui proses biometrik, kalau enggak, enggak usah umroh,” ujar Artha menirukan pernyataan pihak VFS Thaseel.

Perwakilan dari Patuhi akhirnya datang menemui pihak Kementerian Haji Arab Saudi langsung ke negara mereka. Perwakilan sempat dijanjikan akan mendapatkan solusi tentang syarat pembuatan visa umrah dan haji itu segera namun tiga minggu kemudian, kata Artha, belum ada lagi kelanjutan kabar dari kementerian tersebut.

Anggota Dewan Pembina Patuhi, Baluki Ahmad, menyebut jika kondisi ini terus berlanjut, maka akan berpotensi pengurangan jumlah jemaah haji di tahun 2019.
“Bisa-bisa di musim haji nanti, bisa berkurang drastis 30% sampai 40%”. (rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

Presiden Rusia Vladimir Putin
Pasok Tank untuk Ukraina, Putin Ancam Jerman Pakai Nuklir
film
Deretan Film Semi China Terbaik
satu 1
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
6 Februari 2023 - 12:17
Diduga Sebabkan Gagal Ginjal, BPOM Setop Sementara Produksi-Distribusi Obat Sirop

wartapenanews.com - Dua anak di Jakarta dilaporkan mengidap Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada awal Februari 2023, setelah kasus serupa tak ditemukan sejak Desember 2022. Satu meninggal dan satu

01
|
6 Februari 2023 - 11:08
Ecky Kuras Harta Senilai 1,1 Miliar, Usai Bunuh dan Mutilasi Angela

wartapenanews.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkapkan tersangka M Ecky Listiantho (34) atau MEL menguras harta korban usai melakukan pembunuhan terhadap Angela Hindriati (54) atau AHW

02
|
6 Februari 2023 - 10:11
Gempa 7,8 Magnetudo Robohkan Bangunan di Turki

wartapenanews.com -  Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,8 magnitudo menggetarkan Provinsi Osmaniye di Turki, pada Senin (6/2). Getaran gempa terasa hingga negara tetangganya, Suriah, dan berlangsung pada pagi buta — ketika

03