3 Februari 2023 - 14:24 14:24

Pemerintah Segera Terbitkan Regulasi yang Adil untuk Ojek Online

WartaPenaNews, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sampai saat ini masih menggodok untuk menentukan tarif per kilometer (km) ojek online. Pemerintah memastikan regulasi yang dikeluarkan akan menguntungkan semua pihak baik aplikator, driver online maupun konsumen.

“Pemerintah akan menentukan yang paling baik, dan saya konsen mereka (ojek online) akan mendapatkan penghasilan yang baik,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, di Jakarta, Sabtu (16/3).

Budi menjelaskan, kenapa sampai saat ini belum kunjung juga menerbitkan regulasi, salah satunya adalah masih terdapat perbedaan antara aplikator dengan driver ojek online soal penentuan tarif per km.

“Ojek online mintanya 3.000, sedangkan aplikator maunya 1.600. Oleh karena itu, saya akan mencari harga medium di antara mereka. Hal ini agar dapat satu titik temu,” ucapnya.

Pemerintah, kata mantan direktur utama Angkasa Pura itu, juga memperhatikan kemampuan konsumen. “Kami ingin ini dibicarakan dengan baik-baik, diskusi dengan ojek online dengan aplikator, agar dapat satu angka yang baik,” kata Budi.

Sementara Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai masalah tarif adalah paling sensitif. Selama ini, penentuan tarif ojek online hanya ditentukan oleh aplikator. Karena itu, dia mendukung pemerintah mengatur tarif ojek online.

“Mau tidak mau pemerintah sebagai regulator harus ikut intervensi atau mengaturnya, dalam segala hal. Jika tidak diatur berpotensi terjadi pelanggaran, baik pelanggaran kepada hak driver dan atau pelanggaran terhadap hak konsumen,” ujar Tulus, Minggu (17/3).

Terpenting, pemerintah juga harus memperhatikan keamanan dan perlindungan pengguna ojek online dan pengemudi ojek online. Hal ini karena ojek online bukan angkutan umum, dan bukan kendaraan yang aman dan nyaman untuk berkendara.

“Memasukkan unsur asuransi dalam Permenhub tersebut, adalah wajib hukumnya. Perusahaan aplikator tidak boleh jemawa dan keras kepala, yang tak mau diatur. Demi sisi safety dan perlindungan dari berbagai aspek, maka diperlukan harmonisasi regulasi, baik untuk mengatur kondisi kekinian dan atau beberapa langkah ke depan,” tambahnya. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
film
Deretan Film Semi China Terbaik
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
satu 1
Harry Tanoe Mundur dari Dirut MNC Digital (MSIN)
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
satu 1
Wowon Erawan Tega Membunuh Anaknya, Ini Alasannya

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
3 Februari 2023 - 12:13
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur

wartapenanews.com  -  Seorang siswa teladan dari SMA Negeri 1 Kota Kotamobagu di Sulawesi Utara (Sulut) bernama Aldi, dianiaya atau dikeroyok oleh belasan siswa lainnya hingga babak belur dan harus dibawa

01
|
3 Februari 2023 - 11:07
Hujan Deras di Gunungkidul Menyebabkan Tanah Longsor

wartapenanews.com  - Hujan deras yang mengguyur Gunungkidul, Kamis (2/2/2023) malam memicu beberapa bencana tanah longsor. Hujan yang mulai pukul 19.00 WIB mengakibatkan tanah longsor di beberapa titik. Tak hanya itu,

02
|
3 Februari 2023 - 10:06
Anggota DPRD Pekalongan Ditangkap saat Pesan Sabu

wartapenanews.com  -  Seorang anggota DPRD Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berinisial JZ (53) ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. JZ ditangkap di rumah rekannya pada Minggu 29 Januari 2023 kemarin.

03