19 May 2024 - 23:55 23:55

Pengemudi Ojol Nyatakan Dukungan kepada Pasangan Prabowo-Sandi

WartaPenaNews, Jakarta-Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bersama calon wakilnya Sandiaga Uno berjanji akan berjuang guna meningkatkan kesehjateraan pengemudi Ojek Online (Ojol).

Hal ini disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Kopdar Ojek Online Menuju Perubahan 2019 di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/12/2018).

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku prihatin dengan murahnya argo yang ditetapkan oleh para perusahaan aplikator ojol.

“Justru saya berjuang untuk kalian semua. Hidup saya dari saya remaja disumpah saya juga pesan daripada orang tua saya, selalu harus setia kepada rakyat Indonesia,” ungkap Prabowo.

Mantan Danjen Kopasus ini merasa prihatin dengan nasib para pengemudi Ojol dalam berjuang memenuhi nafkah untuk keluarga. Menurutnya pengemudi Ojol harus melewati berbagai tantangan, seperti hujan dan trik matahari dalam mencari nafkah untuk anak istri.

“Saya mengerti saudara-saudara bekerja keras mencari nafkah yang halal. Kalian berjuang untuk anak istrimu,” kata Prabowo saat memberikan sambutan.

Namun perjuangan itu seringkali tak mendapatkan perhatian dari perusahaan aplikasi ojol dan kerap memberikan  tarif murah kepada para pengemudinya.

Pernyataan Prabowo pun langsung disambut tepuk tangan meriah oleh para pengemudi ojol yang hadir.

Dalam kesempatan ini, Prabowo mengaku senang bisa diundang untuk hadir ditengah para pengemudi ojol dan merasakan perjuangan mereka saat mencari nafkah.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara sekalian dari komunitas ojek online ojol yang telah mengundang saya dalam acara kalian kopi darat di sini di Sentul,” tutup Prabowo.

Saat menuju ke lokasi acara Prabowo dibonceng pengemudi ojol dan dikawal oleh ratusan pengemudi yang tergabung dalam Forum Gabungan (Forgab) Roda 02. Sepanjang perjalanan, para pengemudi ojol lainnya terus mengibarkan bendera merah putih.

Dalam acara itu, turut hadir politisi senior Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, serta para petinggi Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi seperti Edhy Prabowo, Mayjend TNI (Purn) Musa Bangun, Sugiono, Prasetyo Hadi, Lius Sungkarisma, Kharisma Febriansyah, dan Chusni Mubarok.

Sebelumnya, Juru Bicara Forum Gabungan Roda 02 Zulifkar menyatakan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjadi Presiden 2019-2024.

Dukungan itu diberikan karena, sejak 2016, para ojol berjuang untuk mendapatkan regulasi yang menaungi bisnis transportasi online khususnya roda dua ke berbagai kalangan termasuk pemerintah.

Namun, Zulfikar mengaku, yang mereka dapatkan hingga hari ini hanya ketidakjelasan regulasi yang mengatur khusus transportasi online.

“Perjuangan kita juga sudah ditempuh sampai ke DPR kita lakukan demo. Sampai akhirnya tidak ada hasil. Landasan kedua tepat pada 1 Mei, kita sebagaian sebagai perserta pada aksi buruh. Nah kita melihat ada harapan baru atas keberpihakan Pak Prabowo terhadap nasib buruh dengan tanda tangan kontrak politik. Ini juga menjadi penegasan kita bahwa harapan kita juga bukan keniscayaan,” paparnya. (robi)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
18 May 2024 - 12:19
Sosok Ayah Pacar Vina Cirebon Ternyata Seorang Perwira Polisi

WARTAPENANEWS.COM –  Ternyata sosok ayah pacar Vina Cirebon yang tewas dibunuh seorang Perwira Polisi. Diketahui, kasus Vina kembali jadi perhatian masyarakat setelah diangkat ke layar lebar pada 2024 dengan judul

01
|
18 May 2024 - 11:17
Gegara Perang Gaza, Ada Perpecahan Dalam Kabinet Israel

WARTAPENANEWS.COM –  Satu demi satu perpecahan dalam kabinet Israel terkait perang di Gaza mulai terungkap. Menteri Pertahanan Yoav Gallant secara terbuka menuntut strategi yang jelas dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu,

02
|
18 May 2024 - 10:15
Pejabat Kemenhub yang Buat Sumpah Sambil Injak Al-Quran, Dilaporkan ke Polisi

WARTAPENANEWS.COM – Pejabat Kementerian Perhubungan bernama Asep Kosasih dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama. Laporan itu dibuat berdasarkan sebuah video viral yang menampilkan Asep sedang melakukan sumpah

03