2 Februari 2023 - 18:10 18:10
728x90

Penting! Ini Penyebab Ketombe yang Perlu Kamu Ketahui

WartaPenaNews, Jakarta – Ketombe merupakan salah satu masalah rambut yang sering kali dikeluhkan. Karena selain menggangu penampilan, ketombe juga menimbulkan perasaan tidak nyaman. Penyebab ketombe bisa bermacam-macam dan jarang diketahui. Tapi, Anda perlu mengetahuinya agar bisa melakukan upaya pencegahan.

Saat ada ketombe pada kulit kepala, tingkat kepercayaan diri seseorang biasanya menjadi berkurang. Kondisi ini ditandai dengan adanya serpihan kulit kepala yang diikuti dengan keluhan gatal. Serpihan putih tersebut dapat terakumulasi di rambut dan jatuh ke area bahu, sehingga merusak penampilan.

Pada dasarnya, kulit secara konstan memproduksi sel-sel kulit baru dan melepaskan sel-sel lama untuk menjaga kesehatan. Ketombe dapat terjadi ketika siklus pergantian kulit ini meningkat.

Dari segi gender, laki-laki lebih sering mengalami ketombe dibanding dengan wanita. Selain itu, seseorang yang memiliki kecenderungan rambut lebih berminyak atau mengidap penyakit tertentu (seperti penyakit Parkinson atau HIV) juga memiliki risiko yang lebih besar mengalami kondisi ini.

Lalu apa penyebab ketombe?

Sebenarnya, penyebab pasti dari munculnya ketombe belum diketahui, tetapi berbagai faktor dapat meningkatkan risiko kemunculan ketombe tersebut. Kondisi rambut yang berketombe tidak berkaitan dengan higienitas yang buruk, namun teknik mencuci dan menyisir rambut dapat menjadi salah satu faktor terkelupasnya kulit kepala yang lama.

Salah satu teori bahkan menghubungkan ketombe dengan produksi hormon karena seseorang yang mengalami pubertas biasanya pun muncul masalah ketombe pada rambut dan kepala kulitnya.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah penyebab dari ketombe yang mungkin belum Anda ketahui:

1. Kulit yang teriritasi dan berminyak. Kondisi ini akan menyebabkan dermatitis seboroik (bentuk ketombe yang lebih parah). Bagi Anda yang memiliki jenis rambut berminyak, gunakanlah jenis sampo yang mendukung pengurangan produksi minyak tersebut.

2. Malas menyisir rambut. Karena dengan menyisir rambut, sebenarnya dapat membantu pergantian kulit yang normal.

3. Jarang keramas. Jika Anda tidak mencuci rambut secara rutin, sel-sel kulit akan menumpuk dan menimbulkan serpihan yang terasa gatal.

4. Infeksi jamur malassezia yang menyebabkan pertumbuhan sel kulit berlebih. Jamur ini kemudian juga akan memakan minyak yang terdapat pada kulit kepala.

5. Orang dengan tipe kulit kepala yang kering. Jenis kulit kepala ini cenderung untuk mengelupas dan kemudian timbul rasa gatal. Ketombe pada tipe ini biasanya berukuran lebih kecil dan tidak berminyak. Mengembalikan kelembapan pada kulit kepala dapat mengurangi rasa gatal yang ada.

6. Produk perawatan rambut tertentu dapat memicu kulit kepala merah, gatal, dan mengelupas. Kondisi ini dikenal sebagai dermatitis kontak. Jika penggunaannya tak segera dihentikan kulit kepala akan mengalami iritasi yang kemudian memicu timbulnya ketombe.

7. Kondisi kulit tertentu seperti psoriasis, eksim, dan lainnya cenderung mengalami ketombe lebih sering dibanding yang lain. Selain itu, infeksi jamur seperti Tinea capitis juga dapat menyebabkan ketombe.

8. Penyakit Parkinson dan kelainan neurologis lain juga cenderung menyebabkan ketombe dan dermatitis seboroik.

9. Kurangnya konsumsi zink, vitamin B dan beberapa jenis lemak dapat meningkatkan risiko mengalami ketombe. Jadi, mulai sekarang perbanyak asupan bahan makanan yang mengandung kedua zat tersebut.

10. Pada beberapa orang, stres bahkan dapat memicu atau bahkan memperparah ketombe. Hal ini berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu.

Gatal dan serpihan akibat ketombe mungkin bisa diatasi dengan shampo dan pengobatan yang dijual bebas di pasaran. Namun, bila ketombe tak kunjung membaik, Anda disarankan untuk berkonsultasi langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab ketombe yang ada. Biasanya dokter akan memberikan terapi untuk menghentikan ketombe dengan memperlambat reproduksi sel kulit atau meniadakan produksi jamur yang mungkin menjadi penyebabnya. (dbs/ klikdokter)

 

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
film
Deretan Film Semi China Terbaik
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
satu 1
Harry Tanoe Mundur dari Dirut MNC Digital (MSIN)
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
sidang ferdy sambo
Hari Ini, Enam Eks Anak Buah Sambo Jalani Sidang Tuntutan
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
2 Februari 2023 - 12:03
Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI Dijaga Ketat Polisi

wartapenanews.com - Puluhan polisi tampak berbaris, menjaga ketat tempat kejadian perkara (TKP) rekonstruksi ulang kecelakaan Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Attalah Syaputra di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Puluhan polisi

01
|
2 Februari 2023 - 11:08
Nunung Divonis Idap Kanker Payudara

wartapenanews.com -  Kabar kurang menyenangkan datang dari pelawak Nunung Srimulat. Belum lama ini, ia divonis dokter mengidap penyakit kanker payudara. Awalnya, Nunung merasakan ada benjolan di sekitar payudaranya. Namun, ia

02
|
2 Februari 2023 - 10:06
Hari Ini, Polda Metro Gelar Rekonstruksi Ulang Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI

wartapenanews.com - Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi ulang kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI, Muhammad Hasya Atallah (18), di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, hari ini, Kamis (2/2). Polisi

03