2 Februari 2023 - 18:33 18:33
728x90

Penurunan Harga BBM non Subsidi Tekan Inflasi

WartaPenaNews, Jakarta – PT Pertamina (Persero) kembali menurunkan harga BBM non subsidi. Pengamat ekonomi menilai penurunan harga BBM Pertamax cs akan berdampak penurunan inflasi.

Kemarin, Minggu (10/2), harga BBM Pertamax turun untuk kedua kalinya di tahun 2019. Penurunan harga tersebut karena mempertimbangkan dua faktor yakni harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah.

“Komponen utama penentu harga bersifat fluktuatif, sehingga kami terus melakukan evaluasi terhadap harga jual BBM,” kata Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas’ud Khamid, Minggu (10/2).

Harga Pertamax cs turun yakni Pertamax Turbo disesuaikan dari Rp12.000 menjadi Rp11.200/liter, Pertamax disesuikan dari Rp10.200 menjadi Rp9.850/liter, Dexlite disesuikan dari Rp10.300 menjadi Rp10.200/liter, Dex disesuikan dari Rp11.750 menjadi Rp11.700/liter, dan Pertalite masih tetap Rp7.650/liter.

Pertamina juga melakukan penyelarasan harga Premium (KBKP di wilayah Jawa, Madura, dan Bali) menjadi Rp6.450 per liter sehingga sama dengan harga di luar Jawa, Madura, Bali.

Sekadar informasi, harga BBM di beberapa wilayah berbeda karena adanya pemberlakuan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang berbeda untuk setiap wilayah.

Seperti diketahui Shell juga pada awal Februari 2019 menurunkan harga jual produk BBM-nya. Seperti Super (RON 92) menjadi Rp9.900/liter dari sebelumnya Rp10.450-10.550/liter, V Power Rp11.900-Rp12.050 turun jadi Rp10/950/liter, Diesel CN 51 Rp11.850-12.000 turun jadi Rp11.000/liter.

Regular Ron 90 Rp 9.950 per liter jadi Rp 9.300/liter. Selain Shell, VIVO juga ikut memangkas harga BBM hingga Rp 1.050/liter. BBM jenis Mogas 90 (RON 90) turun dari Rp 9.900 per liter, menjadi Rp 9.750 per liter.

Kemudian Mogas 92 (RON 920) turun Rp350/liter dari Rp10.150/liter menjadi Rp9.800/liter. Selanjutnya untuk jenis Mogas 95 (RON 95) turun dari Rp11.900/liter menjadi Rp10.850/liter, dan BBM jenis Mogas 95 turun Rp1.050/liter.

Pengamat ekonomi, Bhima Yudhistira mengatakan, penurunan harga BBM non subsidi akan berdampak pada turunnya inflasi bulan Februari. Ini akan berpangaruh pada harga pangan dan komoditas lainnya.

“Kebetulan bulan Februari mulai panen beras di beberapa tempat sehingga tekanan inflasi bahan makanan relatif rendah. Secara umum inflasi terkendali,” ujar Bhima Yudhistira.

Menurut Bhima, yang harus diwaspadai adalah kenaikan harga tiket maskapai, kargo, dan biaya bagasi berbayar. Kenaikan tersebut bisa meningkatkan inflasi. “Inflasi angkutan udara masih membayangi,” pungkas Bhima. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
film
Deretan Film Semi China Terbaik
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
satu 1
Harry Tanoe Mundur dari Dirut MNC Digital (MSIN)
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
sidang ferdy sambo
Hari Ini, Enam Eks Anak Buah Sambo Jalani Sidang Tuntutan
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
2 Februari 2023 - 12:03
Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI Dijaga Ketat Polisi

wartapenanews.com - Puluhan polisi tampak berbaris, menjaga ketat tempat kejadian perkara (TKP) rekonstruksi ulang kecelakaan Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Attalah Syaputra di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Puluhan polisi

01
|
2 Februari 2023 - 11:08
Nunung Divonis Idap Kanker Payudara

wartapenanews.com -  Kabar kurang menyenangkan datang dari pelawak Nunung Srimulat. Belum lama ini, ia divonis dokter mengidap penyakit kanker payudara. Awalnya, Nunung merasakan ada benjolan di sekitar payudaranya. Namun, ia

02
|
2 Februari 2023 - 10:06
Hari Ini, Polda Metro Gelar Rekonstruksi Ulang Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI

wartapenanews.com - Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi ulang kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI, Muhammad Hasya Atallah (18), di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, hari ini, Kamis (2/2). Polisi

03