Picu Kepadatan Arus Lalu Lintas di Jalan Cikini Raya

Pekerja membongkar trotoar lama di Jalan Cikini Raya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Selasa (18/6/2019). Trotoar dari depan TIM hingga Jalan Diponegoro dilebarkan dari ukuran sebelumnya.

WartaPenaNews, Jakarta – Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya menginformasikan kepadatan arus lalu lintas yang terjadi di sekitar Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa pagi. Kepadatan itu merupakan imbas dari pengecoran jalan yang tengah dilakukan Pemprov DKI.

“07.49 WIB, imbas pekerjaan pengecoran jalan di Jalan Cikini Raya Jakpus Taman Ismail Marzuki, arus lalu lintas di sekitar tempat terlihat padat,” catat admin di laman Twitter @TMCPoldaMetro, Selasa (19/11/2019).

Imbas pengecoran jalan di muka Taman Ismail Marzuki (TIM) membuat pengendara motor atau mobil mengular sampai ke kawasan Tugu Tani.

Dari dua lajur yang ada, pengendara cuma dapat lewat di satu lajur, karena lajur yang lain dilakukan pengecoran jalan.

Karena penyempitan badan jalan, kendaraan roda dua, mobil, sampai bis Transjakarta harus share tempat untuk lewat di jalanan satu lajur dengan kecepatan sekitar 10 kilometer /jam.

Tidak itu saja, kepadatan di Jalan Cikini Raya berimbas ke Jalan RP Soeroso yang satu arah. Sebabnya, kendaraan dari Jalan RP Soeroso arah Menteng Huis yang akan ke arah Cikini Raya tak dapat bebas berbelok karena padatnya kendaraan.

Revitalisasi Trotoar

Kemacetan di Jalan Cikini Raya dan Jalan RP Soeroso sebenarnya sudah terjadi sejak trotoar di kedua jalan yang berdekatan dan bersimpangan arah ini direvitalisasi.

Sekarang, dengan keadaan trotoar yang semakin lebar dan jalan raya makin mengecil karena ada pengecoran jalan, lumrah terjadi perlambatan.

Mirisnya , walau trotoar sudah lebar, pejalan kaki belum seutuhnya nyaman karena di sejumlah titik banyak mobil yang parkir di atas trotoar dan menghambat pejalan kaki.

Belum juga pengendara sepeda motor yang semaunya naik ke trotoar untuk menghindari kemacetan.

Project pengecoran jalan di tempat itu diperkirakan semuanya selesai pada Desember 2019. (mus)