2 Februari 2023 - 19:11 19:11
728x90

RS Anna Bekasi Diduga Lakukan Malpraktek

WartaPenaNews, Jakarta – Ira Puspita Rahayu (38) sopir bus Trans Jakarta yang diduga menjadi korban malpraktek menyesalkan sikap Rumah Sakit Anna, Bekasi yang enggan menemuinya. Ia datang ke rumah sakit tersebut guna meminta penjelasan dari pihak rumah sakit atas luka bakar yang dideritanya.

“Tadi kita datang ke RS Anna untuk bertemu dengan dokter Bambang Yudhadi, tapi pihak rumah sakit mengatakan yang bersangkutan sedang ada tugas lain,” ujar Ira ketika dihubungi, Rabu (6/3/2019).

Begitu juga dengan Direktur RS Anna Roby Adios. Berdasarkan keterangan humas pihak rumah sakit, direksi tidak mau menemui Ira karena akan ada meeting lainnya.

Sekedar diketahui, dr Bambang Yudhadi merupakan dokter yang menangani Ira ketika menjalani operasi usus buntu di RS Anna Bekasi pada tanggal 11 Januari 2019.

Luka bakar yang diderita korban Ira Puspita Rahayu (inzet) pasca menjalani operasi usus buntu di RS Anna Bekasi. Diduga rumah sakit telah melakukan malpraktek terhadap korban | Ist

Ira menceritakan, sejak luka bakar yang dideritanya, ibu dari tiga orang anak ini belum mampu meneruskan pekerjaan sebagai sopir Trans Jakarta. Untuk melakukan aktivitas sehari-hari masih terbatas. Padahal, dari profesi yang dijalaninya, Ira bisa menghidupi anak-anaknya.

“Sudah satu bulan lebih saya tak bisa bekerja. Ini kerugian yang saya alami akibat luka bakar pasca operasi. Saya tidak bisa bekerja untuk membiayai kebutuhan anak-anak,” kata perempuan single parents ini.

Ira mengatakan, luka di bagian perutnya semakin membesar dan mengeluarkan nanah. Ia juga merasakan nyeri ketika melakukan berbagai aktivitas.

Untuk menyembuhkan lukanya, dia pun terpaksa harus mengeluarkan biaya yang cukup besar, baik untuk pemeriksaan awal, operasi plastik, maupun biaya rawat jalan.

Sudah hampir 2 bulan kasus ini terjadi, namun pihak rumah sakit dan dokter yang menangani tidak memberikan informasi medik yang sebenarnya, bahkan korban dan keluarganya merasa bahwa pihak rumah sakit sengaja menutup-nutupinya.

Karena merasa menjadi korban kelalaian prosedur medik, akhirnya Ira pun mengadukan RS Anna ke Menteri Kesehatan, Komisi Ombudsman RI, dan sejumlah pihak terkait. Pihak Ira beralasan laporan itu terpaksa dilakukannya lantaran pihak rumah sakit tidak memiliki itikad baik memulihkan kondisinya.

“Kami menuntut pemerintah untuk mencabut izin operasi Rumah Sakit Anna,” kata Tian Bahtiar yang mewakili pihak keluarga. (rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
film
Deretan Film Semi China Terbaik
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
satu 1
Harry Tanoe Mundur dari Dirut MNC Digital (MSIN)
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
sidang ferdy sambo
Hari Ini, Enam Eks Anak Buah Sambo Jalani Sidang Tuntutan
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
2 Februari 2023 - 12:03
Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI Dijaga Ketat Polisi

wartapenanews.com - Puluhan polisi tampak berbaris, menjaga ketat tempat kejadian perkara (TKP) rekonstruksi ulang kecelakaan Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Attalah Syaputra di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Puluhan polisi

01
|
2 Februari 2023 - 11:08
Nunung Divonis Idap Kanker Payudara

wartapenanews.com -  Kabar kurang menyenangkan datang dari pelawak Nunung Srimulat. Belum lama ini, ia divonis dokter mengidap penyakit kanker payudara. Awalnya, Nunung merasakan ada benjolan di sekitar payudaranya. Namun, ia

02
|
2 Februari 2023 - 10:06
Hari Ini, Polda Metro Gelar Rekonstruksi Ulang Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI

wartapenanews.com - Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi ulang kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI, Muhammad Hasya Atallah (18), di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, hari ini, Kamis (2/2). Polisi

03