20 May 2024 - 01:38 1:38

RS Indonesia di Jalur Gaza Diserang Israel, 8 Orang Tewas

WARTAPENANEWS.COM – Israel menyerang Rumah Sakit Indonesia di Gaza pada Senin (20/11). Delapan orang tewas akibat serangan tersebut.

Media Al-Jazeera melaporkan, seorang staf RS Indonesia sempat menghubungi mereka. Staf itu meminta tolong kepada PBB dan Palang Merah lantaran pasukan Israel mengepung fasilitas medis dan membombardir wilayah sekitar.

Selain korban jiwa dua dokter di RS Indonesia dilaporkan terluka.

Salah seorang tim medis mengatakan, bahwa sepanjang malam lalu RS Indonesia dijadikan target tanpa ada peringatan.

Saat ini terdapat 150 korban luka dirawat di RS Indonesia. Sebanyak 100 pekerja medis masih bekerja sejak serangan Israel diluncurkan pada 7 Oktober 2023 lalu.

Israel sejak awal November menyasar RSI karena menuding fasilitas sipil ini menjadi basis operasi Hamas. Tudingan Israel itu yang disangkal habis MER-C, aktor utama pembangunan RSI di Gaza, disertai bukti-bukti pendukung.

MER-C bahkan telah menyadari bahwa tudingan Zionis hanya akal-akalan sebagai pembenar untuk menyerang RSI. (mus)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
18 May 2024 - 12:19
Sosok Ayah Pacar Vina Cirebon Ternyata Seorang Perwira Polisi

WARTAPENANEWS.COM –  Ternyata sosok ayah pacar Vina Cirebon yang tewas dibunuh seorang Perwira Polisi. Diketahui, kasus Vina kembali jadi perhatian masyarakat setelah diangkat ke layar lebar pada 2024 dengan judul

01
|
18 May 2024 - 11:17
Gegara Perang Gaza, Ada Perpecahan Dalam Kabinet Israel

WARTAPENANEWS.COM –  Satu demi satu perpecahan dalam kabinet Israel terkait perang di Gaza mulai terungkap. Menteri Pertahanan Yoav Gallant secara terbuka menuntut strategi yang jelas dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu,

02
|
18 May 2024 - 10:15
Pejabat Kemenhub yang Buat Sumpah Sambil Injak Al-Quran, Dilaporkan ke Polisi

WARTAPENANEWS.COM – Pejabat Kementerian Perhubungan bernama Asep Kosasih dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama. Laporan itu dibuat berdasarkan sebuah video viral yang menampilkan Asep sedang melakukan sumpah

03