17 June 2024 - 01:01 1:01

Soal Peluang SBY Bertemu Megawati, Demokrat Buka Suara

WARTAPENANEWS.COM –   Usai tak lagi bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Partai kini membuka peluang untuk bergabung dengan koalisi lainnya, salah satunya dengan PDIP.

Ketua DPP Demokrat, Herman Khaeron, mengungkapkan ada peluang untuk bertemu dengan jajaran petinggi PDIP, termasuk Ketum Soekarnoputri.

“Ada. Rencana [bertemu dengan Megawati] itu ada. Gagasan itu ada,” kata Herman di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi nomor 41, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/9).

Menurut Herman, pertemuan Megawati dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono () adalah hal yang dinantikan oleh masyarakat. Apalagi jika pertemuan itu berujung pada rekonsiliasi.

“Bahkan kalau memang terjadi rekonsiliasi antara Pak SBY dan Bu Mega, tentu ini harapan seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.

SBY dan Megawati sempat terlibat ‘perang dingin’ selama hampir dua dekade. Dimulai saat Megawati menjabat sebagai presiden sementara SBY adalah Menteri Koordinator Politik dan HAM.

Megawati, sebagai presiden yang hendak maju lagi di Pemilu 2004, sempat bertanya apakah ada di antara menterinya yang hendak maju juga. Namun SBY mengelak.

Ternyata, SBY maju sebagai capres bersama Jusuf Kalla dengan kendaraan Partai Demokrat menghadapi Megawati berpasangan dengan Hasyim Muzadi. Hasilnya, SBY menumbangkan Megawati dan dia memimpin Indonesia dua periode.

Namun kini hubungan keduanya sudah mulai mencair. Salah satunya terlihat dari pertemuan putra sulung SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan putri Megawati, Puan Maharani, beberapa waktu lalu.

Dalam cuitannya, SBY juga sempat menceritakan mimpinya soal pertemuan antara dirinya, Megawati, Presiden Jokowi, dan presiden ke-8 Indonesia yang bakal terpilih di Pilpres 2024 mendatang.

“Saya bermimpi, di suatu hari Pak Jokowi datang ke rumah saya di Cikeas untuk kemudian bersama-sama menjemput Ibu Megawati di kediamannya. Selanjutnya kami bertiga menuju Stasiun Gambir,” ucap SBY melalui Twitter, Senin (19/6).

Di Stasiun Gambir, kata SBY, sudah menunggu Presiden Indonesia ke-8 hasil Pemilu 2024 yang telah membelikan karcis kereta api Gajayana [KA eksekutif rute Gambir-Malang] ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Karena masih ada waktu, sejenak kami berempat minum kopi sambil berbincang-bincang santai.” kata SBY.

Masih dalam cuitannya, SBY, bersama Jokowi dan Megawati lalu naik kereta api Gajayana yang siap berangkat ke tujuan. Di perjalanan, mereka menyapa rakyat Indonesia dengan hangat.

Rakyat yang pernah mereka pimpin dengan penuh kesungguhan hati. Memimpin bangsa yang tak pernah sepi dari tantangan, kata SBY.

“Sampai di Solo, Pak Jokowi dan saya turun dari kereta. Pak Jokowi kembali ke kediamannya, saya terus ke Pacitan dengan bus. Sedangkan Ibu Megawati melanjutkan perjalanan ke Blitar untuk berziarah ke makam Bung Karno,” tulis SBY menutup mimpinya. (mus)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
15 June 2024 - 13:16
Libur Iduladha, Penumpang Kereta di Yogyakarta Meningkat

WARTAPENANEWS.COM – Jelang Idul Adha 2024, penjualan tiket kereta api jarak jauh keberangkatan awal stasiun di Daop 6 mengalami peningkatan. Total ada 88.401 tiket yang terjual untuk tanggal 13 Juni

01
|
15 June 2024 - 12:37
Sepanjang 2024, 1.008 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Bantul

WARTAPENANEWS.COM – Polres Bantul mencatat sepanjang Januari hingga Juni 2024 ini ada 1.008 kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bantul. Dari jumlah itu, 1.258 orang luka ringan dan 71 orang meninggal

02
|
15 June 2024 - 12:14
Jalanan di Jakarta Lengang saat Libur Panjang Idul Adha

WARTAPENANEWS.COM – Long weekend Hari Raya Idul Adha membuat sejumlah ruas jalan di Jakarta tampak lengang dari padatnya kendaraan. Idul Adha akan dirayakan pada Senin (17/6) mendatang. Libur panjang digunakan

03