29 Januari 2023 - 05:55 5:55
728x90

TKN; Jokowi-Ma’ruf Masih Unggul di Survei Kompas

WartaPenaNews, Jakarta – Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai hasil survei Litbang Kompas menunjukan selisih angka antara kedua pasangan calon presiden masih cukup bersar, yakni 11,8%.

Kata dia, hasil survei itu masih menyajikan data ekstrapolasi elektabilitas. Hasilnya, Jokowi-Ma’ruf masih unggul dengan angka 56,8% berbanding 43,2% dari Prabowo-Sandiaga.

“Selisih hasil akhirnya sekitar 13,6 persen. Ini angka yang cukup besar,” ujar Ace seperti dikutip dari situs cnnindonesia.com, Rabu (20/3/2019).

Ace mengaku tidak khawatir dengan hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan penurunan angka elektabilitas paslon tersebut.

Ace menilai hasil surveil Litbang Kompas justru menjadi pelecut TKN sungguh-sungguh bekerja untuk memenangkan Jokow-Ma’ruf di Pilpres 2019. Terlebih, hasil survei itu belum memotret dampak debat cawapres antara Ma’ruf dengan Sandiga.

“Survei ini belum memotret debat ketiga yang secara nyata dimenangkan Abah Kiai Ma’ruf Amin yang pada awalnya sebagian pihak under estimate,” ujarnya.

“TKN optimis dengan semua hasil survei, kecuali survei internal BPN 02. Survei itu menunjukkan bahwa hoax, fitnah yang disemburkan tidak membuat masyarakat goyah untuk tetap mendukung Pak Jokowi,” ujar Ace.

Jubir TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Garda Maharsi menganggap hasil survei Litbang Kompas yang menunjukan elektabilitas Prabowo-Sandi semakin meningkat terjadi karena masyarakat kerap menerima informasi hoax.

“Kami hanya tertinggal di beberapa titik-titik. Itu sejauh kami melakukan pembahasan dan kami lihat langsung di lapangan faktanya itu terjadi karena informasi hoax yang diterima masyarakat,” kata dia.

Garda kemudian menanggapi terkait elektabilitas Jokowi yang sebelumnya disebut ungul di Jabar tetapi saat ini sudah disalip kembali oleh sang penantang. Dia mengatakan penurunan suara tersebut karena penyebaran hoax yang masif.

“Ya faktanya seperti itu. Ada upaya sistematis yang dilakukan oleh tim BPN 02 dengan berusaha memperkuat basis para suporter mereka yang sudah loyal pada mereka itu diperkuat. Hanya saja kemudian diisi untuk bergerak di masyarakat dengan menyampaikan berita berita yang bohong,” ujar Garda.

Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres yang berlaga di Pilpres 2019, sebulan sebelum hari pencoblosan. Hasilnya, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf 49,2% dan Prabowo-Sandiaga 37,4%.

Survei digelar pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia. Margin of error survei ini plus-minus 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95%. (rob)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03