30 Januari 2023 - 16:03 16:03
728x90

Tumbuh 5,17 Persen, Perekonomian 2018 Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir

WartaPenaNews, Jakarta – Perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan sepanjang 2018 mencapai 5,17 persen atau tertinggi sejak 2014. Pertumbuhan tersebut, merupakan pencapaian yang baik di tengah tekanan ketidakpastian ekonomi global sekarang ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sejak 2014 ekonomi Indonesia tumbuh paling tinggi pada 2018. Pada 2014, ekonomi Indonesia hanya mampu tumbuh 5,01 persen, kemudian melambat ke 4,88 persen pada 2015, naik kembali ke 5,03 persen pada 2016 dan merangkak lebih baik menjadi 5,07 persen pada 2017.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai bahwa, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,17 persen pada 2018 terbantu atas pulihnya konsumsi rumah tangga ke tren pertumbuhan di atas 5 persen, setelah anjlok menjadi 4,9 persen pada 2017.

“Ekonomi kita itu pertumbuhan konsumsi rumah tangga akan terus berada di atas lima persen, setelah dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan konsumsi sulit menembus 5 persen,” kata Darmin di Jakarta, Rabu (6/2).

Pulihnya konsumsi rumah tangga, kata Darmin, karena membaiknya daya beli masyarakat, yang juga dipicu pencairan anggaran belanja sosial dari pemerintah sepanjang 2018. Menurut data BPS, pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara kumulatif sebesar 5,05 persen atau melanjutkan tren pertumbuhan di kuartal III 2018 yang naik 5,03 persen.

“Terlebih lagi, terjadi kenaikan harga pada beberapa produk perkebunan seperti kelapa sawit, dan itu pasti membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Tapi memang untuk karet belum,” ujarnya.

Seementara itu, Kepala BPS Suhariyanto menegaskan bahwa kenaikan konsumsi rumah tangga juga dipicu kenaikan penjualan eceran yang sebesar 4,74 persen pada 2018 dibanding 2017. Kemudian, penjualan mobil dan motor yang naik masing-masing 5,42 persen dan 7,44 persen. Kenaikan juga diikuti penjualan selama Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) juga berpengaruh terhadap sektor perdagangan dan pertumbuhan ekonomi.

“Semua masyarakat berlomba-lomba karena banyak diskon, itu menyebabkan sektor perdagangan tumbuh 4,39 persen,” tegas Suhariyanto.

Menurut Suhariyanto, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2018 sebesar 5,17 persen merupakan pencapaian yang baik di tengah tekanan ketidakpastian ekonomi global. Namun, pertumbuhan tahun ini tidak seperti target di rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN). Padahal, pada APBN 2018, Indonesia mencanangkan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen.

“Di tengah tekanan ekonomi global seperti kenaikan suku bunga Bank Sentral AS The Federal Reserve, mulainya perang dagang, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa 5,17 persen. Kita memang bukan the best, tapi pencapaian kita tetap baik,” tuturnya.

Dengan capaian tersebut, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengaku optimis perekonomian Indonesia pada 2019 akan mencapai target 5,3 persen.

“Dengan berbagai parameter yang ada, kami yakin bisa mencapai apa yang sudah menjadi target pada 2019 sebesar 5,3 persen,” ujar Enggar.

Enggar juga menyampaikan, bahwa, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2018 yang sebesar 5,17 persen mendapat apresiasi dari berbagai pihak. “Pertumbuhan ekonomi di tengah ketidak pastian growth 5,17 persen yang pasti mendapat apresiasi dari berbagai negara mitra,” katanya. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Januari 2023 - 12:09
Netanyahu Permudah Israel untuk Tembak Orang Palestina

wartapenanews.com - Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mempermudah warganya memperoleh senjata api mengingatkan kekhawatiran akan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur sejak

01
|
30 Januari 2023 - 11:06
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

wartapenanews.com - Jalan yang ada di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Tampak sejumlah warga berdiri di pinggir jalan kampung, seperti menunggu kedatangan seseorang. Tidak menunggu

02
|
30 Januari 2023 - 10:06
Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Diri karena Tak Diterima Pendukungnya Sendiri

wartapenanews.com -  Klub Arema FC nampak sudah gerah dengan beberapa penolakan dan aksi ricuh dari pendukungnya sendiri di Tanah Air. Akibatnya manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan tim menyusul situasi yang tak

03