WHO Akan Selidiki Asal Usul Covid-19, Buatan atau Bukan?

oleh -
Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: Fabrice COFFRINI/AFP

WartaPenaNews, Jenewa – Minggu depan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengirim tim menuju China. Tim ini nantinya akan bertugas untuk menguak asal-usul virus corona baru.

“Kita bisa melawan virus dengan lebih baik ketika kita mengetahui segalanya tentang virus, termasuk bagaimana virus itu dimulai. Kami akan mengirim tim minggu depan ke China untuk mempersiapkan itu,” kata Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip dari laman CNA, Selasa (30/6/2020).

Sebelumnya, dunia sempat mencurigai COVID-19 berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan, China. Wuhan sendiri adalah kota di mana virus menyebar pertama kali.

Kecurigaan ini sempat dilontarkan Presiden AS Donald Trump dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.  Trump bahkan menyebut secara gamblang bahwa virus tersebut dengan sbutan Kung Flu.

Trump juga mengumumkan akan membekukan dana dan keluar dari organisasi kesehatan dunia (WHO) karena menilai WHO terlalu dekat dengan China.

Pernyataan Trump ini telah dibantah oleh China. Sementara, para ilmuwan di China mengatakan, virus itu muncul dari binatang yakni kelelawar.

Pandemi Masih Naik

Kepada warga dunia, Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kembali memperingatkan soal penyebaran virus ini. Meski mengakui sejumlah negara mengalami kemajuan dalam penanganan Corona, dia mengingatkan bahwa ‘hal terburuk masih belum datang’.

“Secara global, pandemi ini masih naik,” ingatnya dalam sebuah konferensi pers virtual, dikutip dari CNBC International. “Kita ingin ini selesai. Kita ingin dapatkan kembali kehidupan kita. Tetapi realitas terberatnya adalah ini belum juga mendekati akhir,” tambahnya.

Data Universitas Johns Hopkins menyebutkan, COVID-19 telah menginfeksi 10,1 juta orang di seluruh dunia. Sementara jumlah orang yang meninggal mencapai 502 ribu pasien. Sebanyak 60 persen kasus harian baru datang dari negara-negara Amerika berdasarkan data WHO per Minggu (28/6/2020). (wsa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *