Yanty Dygg, Memberi Warna Coffee Culture Indonesia

oleh -
Yanty Dygg, Pelaku UMKM kuliner kopi, hadirkan kopi healthy Koffucha.Foto: Istimewa

WartaPenaNews, Jakarta – Walau banyak pelaku UMKM kuliner kopi, namun yang melakukan inovasi masih bisa dihitung dengan jari! Euforia rasa puas, serta terkendala kreatifitas, menjadi penyebabnya.

Bagi Yanty Dygg, inovasi senantiasa menghadirkan rasa ingin tahu, tantangan, serta menjadi solusi atas sebuah permasalahan.

Sebagai pelaku kuliner skala UMKM, dia termotivasi ketika sebagian teman-temannya mengalami problem yang sama ketika meminum kopi. Kembung, perih serta pusing.

Setelah mempelajari secara detil ikhwal kopi, serta reaksi sebagian penikmatnya, Yanty menemukan sebuah formulasi racikan kopi fermentasi yang populer dengan nama Koffucha (Kombucha Kopi).

Jika pada minuman kopi konvensional hanya mengandung antioksidan, namun Koffucha mengandung probiotik atau bakteri baik yang berguna untuk merawat pencernaan. Probiotik Koffucha dihasilkan dari fermentasi kopi, gula dan jamur kombucha.

Tak terhitung proses uji coba yang telah dilakukannya untuk mendapatkan racikan yang pas. Mulai dari mencoba ragam kopi yang banyak dijual di pasar, hingga menggunakan varian istimewa, referensi dari pakar kopi.

“Saya juga berguru ilmu tentang kopi, mulai dari jenis, unsur hara, tehnik roasting, grinding, hingga cara penyeduhan.

Karena difermentasi, Yanty harus berhitung dengan cuaca agar produksinya berjalan lancar. Jika cuaca cerah dan panas, produksi bisa berlangsung cepat. Namun jika hujan, produksinya terkendala dan butuh waktu lama. Sekali produksi butuh waktu fermentasi mulai 5 – 7 hari. Sehingga produknya ini tidak bisa diproduksi secara massal.

Koffucha, digemari wanita dan mereka yang bermasalah dengan kopi. Foto: istimewa.

Ketika disajikan dalam keadaan dingin, Koffucha terasa istimewa. Harmoni khas hadir dari rasa asam, manis, bersoda serta after taste rasa pahit kopi. Mampu memikat wanita penikmat kopi yang bermasalah dengan kopi konvensional. Koffucha buatan Yanty diapresiasi lebih, selain sedap, mampu menghilangkan kembung, pusing dan perih.Serta membuat pencernaan jauh lebih sehat. Nah…, ke depannya, ada rencana untuk mengembangkan varian koffucha dengan menggunakan rempah nusantara.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, Yanty menyarankan mengonsumsi koffucha layaknya minuman probiotik. Jangan kurang atau berlebih, menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.
Saat ini, koffucha bisa didapat secara daring, dengan volume 250 ml per – satu botol. Dijual hanya seharga Rp. 30.000,-.
Untuk pemesanan:
Ig: @happinesssishealthy
Wa: 0838. 08409257 (bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.