10 Tanda-tanda Melahirkan yang Harus Diwaspadai Ibu Hamil

oleh -

WartaPenaNews, Jakarta –  Setiap ibu yang telah memasuki usia kandungan 9 bulan sebaiknya memperhatikan tanda-tanda melahirkan. Walaupun seorang ibu hamil telah memiliki hari perkiraan lahir (HPL), namun hanya sedikit ibu hamil yang lahir tepat hari perkiraan lahir.

Oleh karena itu, seorang ibu hamil harus memperhatikan tanda-tanda melahirkan yang biasanya akan mulai terasa dari 3 minggu sebelum HPL sampai 2 minggu setelahnya.

Selain itu, banyak pula ibu hamil yang cemas mengenai tanda-tanda tersebut. Banyak juga calon ibu yang tidak bisa membedakan tanda-tanda melahirkan yang sudah dekat lho.

Selain itu, mengetahui tanda-tanda melahirkan juga harus diwaspadai guna membantu memberikan petunjuk bahwa sudah hampir waktunya untuk kamu bertemu dengan bayi.

Melahirkan merupakan sebuah kontraksi rahim dan diakhiri dengan persalinan bayi. Nah, jika kamu semakin penasaran mengenai tanda-tanda melahirkan yang dikutip dari berbagai sumber, simak ulasan berikut ini!

1. Rasa sakit dan nyeri

Rasa sakit dan nyeri merupakan salah satu tanda melahirkan sudah dekat. Karena sebelum ibu melahirkan biasanya akan merasakan nyeri atau kram pada perut punggung, atau kram seperti nyeri yang dirasakan layaknya masa menstruasi, namun rasa ini lebih sakit.

2. Bayi terasa turun

Apabila ini merupakan kehamilan pertama, ibu akan merasakan bayi turun ke daerah panggul. Hal ini umumnya terjadi beberapa minggu sebelum persalinan dimulai atau mendekati HPL. Umumnya terjadi sekitar dua sampai empat minggu sebelumnya, namun hal ini dapat bervariasi bergantung pada ibu bayi.

Selain itu, pada kehamilan berikutnya perasaan tersebut tidak akan sering terjadi hingga ibu benar-benar melahirkan. Kabar baiknya, hal ini akan sangat berpengaruh pada pernapasan ibu karena bayi telah menjauh dari paru-paru.

3. Konstraksi palsu

Kontraksi ini dinamakan sebagai Braxton-Hicks atau pengencangan perut yang datang dan kemudian pergi. Biasanya konstraksi palsu berlangsung selama 30 sampai 120 detik, tidak beraturan, dan bisa menghilang ketika ibu berpindah posisi atau lebih rileks.

Konstraksi palsu ini umumnya terjadi di bagian perut atau panggul. Sementara itu, untuk konstraksi sungguhan biasanya terjadi di bagian bawah punggung dan berpindah ke perut bagian depan. Sebetulnya kontraksi ini bisa terjadi sejak usia kehamilan 16 minggu, namun akan semakin kuat setelah mendekati masa melahirkan.

4. Leher rahim membesar

Tanda-tanda melahirkan selanjutnya adalah leher rahim membesar atau melebar (terbuka) dan menipis ketika memasuki hari-hari atau minggu-minggu sebelum ibu hamil melahirkan. Dalam pemeriksaan mingguan, dokter, bidan, atau perawat bisa mengukur atau melacak pelebaran dan penipisan rahim dengan pemeriksaan internal.

5. Diare

Otot-otot rektum dalam tubuh akan mengendur seiring dengan persiapan melahirkan. Hasilnya, kondisi ini akan menyebabkan ibu hamil mengalami diare. Walaupun diare akan membuat kesal, tapi hal ini sangatlah normal untuk ibu hamil. Selain itu, ibu hamil harus terhidrasi dengan baik dan ingatlah bahwa tanda ini merupakan tanda yang baik.

6. Sulit tidur

Seiring dengan ukuran perut yang semakin membesar dan kandung kemih yang semakin terkompresi akan menyebabkan ibu hamil mengalami susah tidur nyenyak selama beberapa hari atau berminggu-minggu sebelum melahirkan. Jadi carilah posisi ternyaman agar bisa tidur dengan layak misalnya dengan menyusun bantal.

7. Keluar lendir bercampur darah

Selama masa kehamilan, leher rahim telah ditutupi dengan lendir kental. Tapi ketika mendekati persalinan, leher rahim akan membesar dan melunak untuk membentuk jalan bayi keluar.

Bersamaan dengan itu, lendir yang terdapat dalam leher rahim akan keluar. Warna dari lendir tersebut umumnya sangat beragam, mulai dari bening, merah muda, sampai sedikit berdarah. Lendir tersebut akan keluar secara perlahan sehingga terlihat mirip keputihan.

8. Perubahan mood

Energi di dalam tubuh akan berubah baik meningkat atau menurun. Hal ini juga akan memengaruhi suasana hati kamu, baik itu untuk melahirkan normal atau melahirkan caesar.

9. Vagina membengkak

Tanda-tanda melahirkan normal akan terlihat dari bibir vagina yang semakin membengkak selama menuju proses persalinan. Karena posisi bayi yang semakin ke bawah akan membuat banyak tekanan pada bagian vagina dan akhirnya membuatnya semakin membesar.

10. Air ketuban pecah

Tanda-tanda melahirkan yang telah diketahui oleh banyak orang adalah air ketuban pecah. Namun, kebanyakan dari ibu hamil akan merasakan kontraksi terlebih dahulu sebelum mengalami pecah air ketuban, tapi ada juga ibu hamil yang mengalami pecah ketuban terlebih dahulu. Jika hal ini telah terjadi, umumnya persalinan akan segera menyusul.(mus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.