Ada Imbauan Buka, Masjid Istiqlal Belum Gelar Sholat Jumat

Masjid Istiqlal Foto: Ayo Jakarta

WartaPenaNews, Jakarta – Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah menyatakan bahwa Masjid Istiqlal belum akan dibuka untuk umum, meski telah dikeluarkan kebijakan bahwa besok masyarakat diperkenankan untuk beribadah berjamaah di masjid.

“Meski sudah ada imbauan besok sudah boleh beribadah di masjid, tetapi kami di Masjid Istiqlal belum bisa dibuka untuk umum,” kata Abu, saat dikonfirmasi, Kamis 4 Juni 2020.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa mulai besok, Jumat 5 Juni 2020, kegiatan ibadah di Jakarta kembali dibuka. Meskipun begitu, pengurus rumah ibadah mesti tetap memperhatikan prinsip-prinsip protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Menurut Abu Hurairah, ada sejumlah alasan yang mendasari pihaknya belum bisa membuka Masjid Istiqlal untuk umum beribadah.

“Satu, belum ada instruksi dari Imam Besar hingga saat ini. Kedua, kami sedang fokus untuk menyelesaikan renovasi tahap akhir dan dijadwalkan awal Juli baru serah terima,” ujarnya.

Abu juga mengungkapkan, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti apakah masjid bisa kembali beroperasi setelah renovasi selesai, atau masih harus menunggu hari lain setelah mendapatkan instruksi dari Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar.

“Awal Juli ini, belum tentu bisa buka. Kami belum mengetahui dan belum ada perintah dari Imam Besar,” ungkapnya.

Sebelum memutuskan membuka untuk umum, Imam Besar harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan berbagai instansi terkait.

“Karena, Presiden kemarin juga bilang, kebijakan boleh atau tidaknya di buka, diserahkan ke Imam Besar. Karena kan, pengelolaan Istiqlal Kepresnya baru. Harus koordinasi sama pengurus, Menteri Agama, Menko PMK, Gubernur DKI, Setneg, Ketua MUI, dan instansi lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, jelang persiapan penerapan Tatanan Hidup Normal Baru, ‘New Normal’ di tempat ibadah, Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji meninjau persiapan di Masjid Raya Mujahidin Potianak, Kamis 4 Juni 2020.

Gubernur Sutarmidji mengapresiasi pengurus Masjid Raya Mujahidin dalam mempersiapakan segala protokol kesehatan, demi kenyamanan jamaah saat menjalankan ibadah.

“Saya tadi meninjau kesiapan penerapan New Normal, para pengurus masjid tadi sudah siap. Tadi saya lihat, ada 100 lebih tempat cuci tangan,” ujarnya.

Dia meminta, para Jemaah yang ingin sholat ke masjid untuk selalu menjaga kebersihan, guna menekan penyebaran COVID-19 di Kalbar.

“Jangan ada tanggapan dari jamaah yang bilang saya, kan sudah wudhu di rumah, jadi tidak perlu cuci tangan lagi. Memang benar sudah wudhu, apa ada jaminan jika stang motor dan stir mobil itu bebas virus? Kan itu masalahnya. Jadi, cuci tangan itu kan tidak apa-apa, kan kebersihan itu sebagian dari iman,” tegasnya. (mus)