7 Februari 2023 - 09:00 9:00

Angka Golput di Pemilu 2019 Diprediksi Masih Tinggi

WartaPenaNews, Jakarta – Potensi masyarakat yang tidak memilih atau akrab disebut dengan golongan putih (golput) pada Pemilu 2019 diprediksi masih akan tinggi.

Akademisi Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menganggap, mereka yang tidak menggunakan haknya untuk memilih diprediksi akan didominasi oleh pemilih pemula. Selain tidak mengenal tugas dan kewajiban wakil rakyat. Pemilih pemula juga dinilai tidak terlalu mengerti pentingnya memilih pemimpin.

Lanjut Emrus mengatakan, masyarakat yang golput akan didominasi oleh pemilihan calon legislatif. Baik tingkat kabupaten/kota, provinsi sampai DPR RI. Bukan tanpa alasan, malasnya masyarakat memilih calon legislatif dipengaruhi beberapa sebab.

“Salah satunya ketidakpercayaan para pemilih terhadap calon. Termasuk kinerja di parlemen juga banyak dipertanyakan,” tegas Emrus akhir pekan kemarin.

Selain kepercayaan publik kepada parlemen kurang, gembar-gembor kampanye mereka juga dinilai kurang. Masyarakat lebih fokus kepada pemilihan presiden dan wakil presiden.

“Wacana pemilihan pileg tidak tampak ke permukaan. Sejumlah media baik nasional maupun lokal juga terfokus kepada pilpres. Sedangkan kampanye yang dilakukan oleh caleg hanya bersifat door to door. Jarang dari mereka yang menggunakan media massa seabgai alat kampanye,” terangnya.

“Untuk pemilih presiden, tingkat partsipasi publik masih tinggi. Mereka sudah menunjukkan perbedaan. Publik akan benondong-bondong menentukan suaranya,” terang Emrus.

Menurutnya, kedua capres baik Jokowi maupun prabowo sudah memiliki pemilih masing-masing. “Terlebih, masing-masing memiliki ciri khas tersendiri,” imbuhnya kembali.

Emrus memprediksi, untuk tingkat golput pada pilpres hanya berkisar di bawah 20 persen dari total keseluruhan pemilih. Berbeda dengan pileg, menurut Emrus kepercayaan publik juga sudah tergerus. Terlebih mencuatnya sejumlah nama caleg yang pernah terjerat kasus korupsi.

“Hal ini dinilai mempunyai dampak kepada masyarakat. Mereka sudah antipasti kepada caleg sehingga enggan memilih,” tandasnya.

Terpisah, Pengamat Politik Ujang Komarudin mengatakan, mereka yang berpotensi golput adalah swing voters. Atau mereka yang belum menentukan pilihannya. “Mereka bingung kepada caleg yang akan dipilih. Selain tidak mengenal dekat, banyak program yang tidak tersampaikan kepada pemilih,” terangnya.

Berbeda dengan pilpres, dari 2014 lalu, Ujang menuturkan masyarakat sudah terpolarisasi dua kubu. Yakni Jokowi dan Prabowo. Dan kali ini rematch. “Saat ini sudah terpolarisasi. Ada pemilih yang loyal kepada dua kubu. Sehingga angka golput untuk pilpres sangat kecil, kata Ujang

Ujang memprediksi, angka golput untuk swing voters cukup tinggi. Bisa mencapai 30 persen. Atau tidak jauh berbeda dengan angka golput pada pemilu 2014. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

Presiden Rusia Vladimir Putin
Pasok Tank untuk Ukraina, Putin Ancam Jerman Pakai Nuklir
film
Deretan Film Semi China Terbaik
satu 1
Viral, Siswa Teladan di SMA Kotamobagu Dianiaya hingga Babak Belur
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
tni
Sedihnya, 30 Calon Taruna Akmil Positif Corona
Sarah Viloid
5 Gamer Paling Cantik dan Seksi di Indonesia

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
7 Februari 2023 - 06:29
Man City Terserat Kasus dan Terancam Pengurangan Poin hingga Degradasi

wartapenanews.com - Manchester City terancam hukuman berat berupa pengurangan poin hingga degradasi setelah Premier League mendakwa mereka. The Citizens didakwa atas lebih dari 100 pelanggaran Financial Fair Play (FFP) selama

01
|
7 Februari 2023 - 06:08
8 Anggota Geng Motor “Kapal Api” Bogor Diamankan Polisi

wartapenanews.com - Kepolisian Sektor Parung, Polres Bogor, berhasil menangkap delapan anggota gangster “Kapal Api” yang berkeliaran di Jalan Raya Lebak Wangi, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Delapan anggota gangster itu

02
|
6 Februari 2023 - 12:17
Diduga Sebabkan Gagal Ginjal, BPOM Setop Sementara Produksi-Distribusi Obat Sirop

wartapenanews.com - Dua anak di Jakarta dilaporkan mengidap Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada awal Februari 2023, setelah kasus serupa tak ditemukan sejak Desember 2022. Satu meninggal dan satu

03