30 Januari 2023 - 15:57 15:57
728x90

Baru Diresmikan, Tol Trans Jawa Sudah Rusak

WartaPenaNews, Jakarta – Jalan Tol Trans Jawa ruas Salatiga-Kartasura yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo belum lama ini, mengalami kerusakan berupa keretakan pada jalan. Bahkan pondasi penahan ruas tol kanan-kirinya juga mengalami longsor.

Amblasnya tol tersebut berada di Kilometer 491 atau kawasan timur Balai Desa Tanjungsari, Banyudono, Boyolali dan ruas jalan Tol Pemalang-Batang KM 321 menuju Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) sebagai pengelola tol sendiri menjelaskan, bahwa terjadinya longsor disebabkan oleh intensitas hujan yang cukup deras dan saluran air yang belum selesai pengerjaannya. Terlebih, posisi jalan tol di daerah tersebut lebih tinggi sekitar 5 meter dibandingkan dengan areal persawahan di kanan-kirinya.

“Jalan tol tersebut ditinggikan dengan timbunan tanah dan untuk menahan timbunan tanah itu dibangun talut. Talut sebenarnya masih dalam pengerjaan tetapi karena jalan tol Salatiga-Colomadu difungsikan untuk libur Natal dan Tahun Baru,” kata Direktur Teknik PT JSN, Aryo Gunanto, dalam pernyataan resminya di Jakarta, Senin (21/1).

Dia menambahkan, Tanah longsor pada talut dipicu kondisi hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Selain itu, ada saluran air yang belum sempurna pengerjaannya sehingga timbul rongga yang kemudian terjadi longsor akibat tergerus air hujan.

Kendati demikian, kendaraan yang melintas jalan tol baik dari Salatiga- Colomadu atau sebaliknya tetap lancar. Kendaraan yang melintas tidak sampai terganggu akibat talut longsor. JSN akan melanjutkan pekerjaan talut dan saluran air di ruas tol tersebut dan memasang rubber cone untuk mengamankan lokasi.

Sementara itu, PT Sumber Mitra Jaya (SMJ) selaku pengembang di ruas tol kilometer 321 menjelakan, saat ini kerusakan tersebut tengah dilakukan penanganan. Longsoran tanah yang menutupi jalan desa sudah pindahkan, dan kini kami masih menangani kerusakan pada ruas tol kilometer 321.

“Retakan akan ditambal, sementara penahan ruas tol yang longsor akan dilakukan pengecoran ulang,” ujar Humas SMJ, Damanhuri.

Menananggapi peristiwa rusaknya ruas tol Trans Jawa yang baru saj diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) menilai bahwa, pembangunan ruas tol Trans Jawa ini tidak memiliki perencanaan yang bagus. Bahkan dia melihat, proyek infrastruktur ini terkesan kejar target.

“Membangun kontruksi ini kan, memang harus direncanakan dengan baik, perencanaannya harus baik, pengawasannya juga harus baik, tidak harus mengejar target atau bagaimanpun pekerjann cepat selesai. Akan tetapi bagaimana menjaga kualitas dan mutu,” kata Sekjen Gapensi, Andi Rukman Karumpa.

Andi menambahkan, terjadinya peristiwa longsornya di ruas badan tol Trans Jawa, tidak semata-mata menyalahkan kondisi curah hujan yang tinggi. Menurutnya, pemerintah dan pengembang utamnya harus memperhatikan proyek pekerjaan tersebut sesuai dengan spesifikasinya.

“Yaa tidak boleh juga kita mempermasalahkan curah hujan, akan tetapi bagaimana pekerjaan harus berjalan sesuai dengan spek. Saya juga tidak menuduh bahwa pekerjaan itu tidak sesuai spek. Tapi kalo perencanaannya bagus, pengawasannya bagus, pasti kualitasnya juga bagus,” ujarnya.

“Kalau curah hujan cukup tinggi, harusnya pekerjaan tol itu tiap hari harus di maintenance ya kan, dilihat supaya tidak ada air yang tergenang disitu. Nah, karena pembuangannya engga bagus ya seperti itu,” tambahnya. (*/dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Januari 2023 - 12:09
Netanyahu Permudah Israel untuk Tembak Orang Palestina

wartapenanews.com - Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mempermudah warganya memperoleh senjata api mengingatkan kekhawatiran akan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur sejak

01
|
30 Januari 2023 - 11:06
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

wartapenanews.com - Jalan yang ada di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Tampak sejumlah warga berdiri di pinggir jalan kampung, seperti menunggu kedatangan seseorang. Tidak menunggu

02
|
30 Januari 2023 - 10:06
Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Diri karena Tak Diterima Pendukungnya Sendiri

wartapenanews.com -  Klub Arema FC nampak sudah gerah dengan beberapa penolakan dan aksi ricuh dari pendukungnya sendiri di Tanah Air. Akibatnya manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan tim menyusul situasi yang tak

03