Cegah Virus Corona, Garuda Lakukan Prosedur Disinseksi Armadanya

Garuda Indonesia Foto: Marketeers

WartaPenaNews, Jakarta – Guna mengantisipasi penyebaran virus corona, maskapai nasional Garuda Indonesia melakukan disinseksi atau penyemprotan cairan khusus ke armada pesawatnya, untuk memastikan aspek kebersihan dan sterilisasi kabin pesawat.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Capt. Tumpal M. Hutapea mengatakan, disinseksi armada ini dilakukan terutama bagi armada yang sebelumnya melayani penerbangan dari dan menuju China.

“Upaya tersebut dilakukan sejalan dengan peningkatan epidemi virus corona disejumlah negara. Komitmen ini kami lakukan untuk memperkuat upaya ansitipatif penyebaran virus, khususnya pada lini layanan transportasi udara,” kata Tumpal dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/2/2020).

Tumpal menyebabkan, hal tersebut merupakan proses standar safety dan kebersihan Garuda Indonesia, yang dilakukan pada kondisi penyebaran epidemi virus wabah penyakit.

Dia menjelaskan, disinseksi armada tersebut dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfectant di kabin pesawat, sesuai dengan prosedur dan regulasi aspek safety yang berlaku. Proses itu untuk memastikan kebersihan dan aspek higienis kabin pesawat, serta dilakukan juga di area kargo pesawat.

Selain itu, awak pesawat Garuda Indonesia yang bertugas pada rute China juga melakukan prosedural pemeriksaan kesehatan rutin di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara, saat sebelum dan setelah bertugas untuk memastikan kesehatan awak pesawat.

Adapun terkait dengan pesawat GA 858 Rute Denpasar-Shanghai yang dioperasikan pada 28 Januari 2020 lalu, Garuda Indonesia juga telah melakukan proses inspeksi lebih lanjut berupa disinseksi kabin pesawat serta mengganti filter alat penyaring udara High Efficiency Particulate Arresting (HEPA). Saat ini, seluruh pesawat Garuda juga telah dilengkapi dengan fitur HEPA tersebut.

Baca Juga: Nasib Tragis Misca “Mancung” Fortuna, Setelah Tidak Dilirik Malah Dicurangi Ayah Kandung

Upaya antisipasi juga dilakukan oleh pihak otoritas bandara melalui melalui profiling dan pengecekan seluruh penumpang, yang akan melaksanakan penerbangan di bandara.

“Garuda Indonesia memastikan seluruh penumpang dari dan menuju rute China telah melalui prosedur profiling, dan pemeriksaan kondisi kesehatan oleh otoritas terkait di bandara,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam mengoptimalkan upaya pencegahan penyebaran virus corona, Garuda Indonesia turut merekomendasikan penggunaan alat penunjang kebersihan seperti masker dan hand sanitizer bagi penumpang dan awak pesawat yang melaksanakan perjalanan pada rute dari dan menuju China.

Sejak 5 Februari 2020 lalu, Garuda Indonesia telah menunda sementara seluruh layanan penerbangan dari dan menuju China sejalan kebijakan Pemerintah terkait dengan peningkatan epidemi virus corona dan status darurat global yang ditetapkan WHO. (mus)