17 June 2024 - 01:37 1:37

Crowdo Akan Jadi Perwakilan Bisnis P2B Indonesia di Money2020 Asia

WartaPenaNews, Jakarta – Crowdo, platform Peer-to-Business (P2B) Lending terkemuka di ASEAN akan mewakili fintech Indonesia di salah satu acara fintech terbesar di dunia, Money2020 Asia pada tanggal 19-21 Maret di Singapura. Crowdo adalah marketplace berkekuatan Artificial Intelligence (AI) yang menghubungkan pasar bisnis berkembang dengan komunitas pendana global yang dimilikinya.

Crowdo telah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia dan regulator terkait lainnya di Singapura dan Malaysia.

Money2020 Asia adalah event tahunan yang menghubungkan pemimpin-pemimpin senior dunia di bidang Pembayaran, Jasa Finansial, dan FinTech untuk saling bertemu dan berbagi sudut pandang mengenai perkembangan penting yang membentuk masa depan industri keuangan di Asia.

Pada tahun 2018 lalu, event ini telah berhasil mendatangkan lebih dari 3500 pengunjung dan 1400 perusahaan dari 74 negara di seluruh dunia.

Pada Money2020 Asia tahun ini, Crowdo akan menjadi satu-satunya perwakilan dari bisnis P2B di Indonesia, yang merupakan salah satu negara dengan perkembangan P2B tercepat di dunia. Sejak tahun 2016, bisnis P2P dan P2B Lending di Indonesia sendiri telah menyalurkan dana pinjaman hingga 1 Milyar USD atau sekitar 14,2 Trilyun Rupiah, serta melayani 2 juta peminjam dan 150 ribu pendana, berdasarkan data yang diterbitkan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir tahun 2018.

Kapabilitas Crowdo telah diakui oleh KPMG, perusahaan jasa internasional profesional terkemuka, yang baru-baru ini mengakui Crowdo sebagai pemimpin fintech bidang P2B Lending di Indonesia.Pengakuan ini didasari oleh kriteria-kriteria ketat yang mencakup manajemen resiko, transparansi, dan level pelayanan pelanggan.

Crowdo telah melayani peminjam dari 35 industri yang berbeda di seluruh Indonesia dan menghasilkan tingkat pengembalian rata-rata sebesar 21% Interest Return Rate (IRR) kepada pendana mereka, dengan tetap mempertahankan tingkat NPL (Non Performing Loan) di rentang 1%.

Crowdo telah mengalami perkembangan yang pesat dan mentargetkan untuk menyalurkan pinjaman sebanyak lebih dari 3 kali lipat di tahun 2019, serta telah berada pada tahap lanjut dengan perijinan di Indonesia, yang merupakan market terbesarnya.

Salah satu pendiri dan CEO, Leo Shimada mengatakan, Visi Crowdo adalah untuk menciptakan institusi finansial digital yang mengadopsi teknologi mutakhir lintas AI, otomatisasi, dan UI untuk menghasilkan proses efisien dan transparan kepada pengguna kami, sambil membangun infrastruktur yang kuat untuk penilaian kredit dan manajemen risiko.

Selama 5 tahun yang berkelanjutan, Crowdo telah membangun rekam jejak yang kuat dalam menghubungkan pendana global dari negara-negara seperti Jepang, Eropa dan ASEAN dengan UMKM Indonesia. Bahkan, 50% dari pendana teregistrasi di Crowdo berasal dari luar Indonesia, yang mungkin membuat Crowdo menjadi fasilitator terbesar untuk pendanaan langsung dari luar negeri ke dalam bisnis lokal Indonesia.

Pendanaan ini telah mendapatkan pengembalian sebesar 21% IRR dari produk-produk finansial Crowdo seperti Pinjaman Modal Kerja UKM, Diskon Faktur, dan Pinjaman Mikro / Pedagang. Bekerja sama dengan pihak ketiga, Crowdo juga menyediakan pendana mereka dengan perlindungan tambahan, bersama dengan jaminan fidusia dan aset dari peminjam.

“Berbicara di Money2020 adalah representasi dari DNA dan brand Crowdo, sehubungan dengan keinginan kami untuk melayani lebih banyak pendana global yang tertarik lebih jauh dengan bisnis pendanaan serta membantu menyelesaikan kondisi kesenjangan pembiayaan di Indonesia. Kami memberikan kesempatan yang luar biasa bagi para pendana, untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang menguntungkan sambil mempromosikan inklusi keuangan,” kata Leo di kantor Crowdo di Jakarta.

“Tujuan Crowdo adalah untuk menjembatani UMKM berpotensi besar yang telah ditinggalkan oleh institusi keuangan konvensional, untuk mendapatkan pendanaan yang tepat untuk mengembangkan bisnis mereka,” terangnya. (san)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Berita Terkait

|
15 June 2024 - 13:16
Libur Iduladha, Penumpang Kereta di Yogyakarta Meningkat

WARTAPENANEWS.COM – Jelang Idul Adha 2024, penjualan tiket kereta api jarak jauh keberangkatan awal stasiun di Daop 6 mengalami peningkatan. Total ada 88.401 tiket yang terjual untuk tanggal 13 Juni

01
|
15 June 2024 - 12:37
Sepanjang 2024, 1.008 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Bantul

WARTAPENANEWS.COM – Polres Bantul mencatat sepanjang Januari hingga Juni 2024 ini ada 1.008 kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bantul. Dari jumlah itu, 1.258 orang luka ringan dan 71 orang meninggal

02
|
15 June 2024 - 12:14
Jalanan di Jakarta Lengang saat Libur Panjang Idul Adha

WARTAPENANEWS.COM – Long weekend Hari Raya Idul Adha membuat sejumlah ruas jalan di Jakarta tampak lengang dari padatnya kendaraan. Idul Adha akan dirayakan pada Senin (17/6) mendatang. Libur panjang digunakan

03