30 Januari 2023 - 15:43 15:43
728x90

Demi Bertahan Hidup, Warga Argentina Berburu Sampah

wartapenanews.com -  Hawa resesi ekonomi mulai terasa di sejumlah negara. Termasuk Argentina yang inflasinya hampir 100 persen, bikin hampir bangkrut. Kesulitan beli makanan, warga Argentina harus rela mengais tempat sampah bak pemulung.

Kesengsaraan hidup di Argentina ini, dikutip dari Reuters, Jumat (14/10/2022), warganya harus antre menjual barang demi bertahan hidup.

Tingginya inflasi ini, memang bukan barang baru. Negeri yang dikenal sebagai gudangnya pemain sepak bola dunia ini, pernah mengalami hiperinflasi pada 1990. Merosotnya ekonomi negeri yang kondang dengan tari Tango ini, dipantik perang Rusia-Ukraina yang melahirkan resesi global.

“Penghasilan saya tidak lagi cukup,” kata Sergio Omar (41), yang menghabiskan 12 jam sebagai pemulung di tempat pembuangan sampah di Lujan. Letaknya hanya 65 kilometer dari Buenos Aires, ibu kota Argentina. Tiap hari dia harus berburu kardus, plastik, dan logam untuk dijual.

Dia menambahkan, biaya makanan telah melonjak begitu tinggi dalam beberapa bulan terakhir, sehingga membuatnya sulit untuk memberi makan keluarganya dengan lima anak. Omar mengatakan, semakin banyak pekerja informal akan datang ke tempat pembuangan sampah untuk menemukan barang apa pun yang bisa mereka jual dalam perjuangan untuk bertahan hidup. “Dua kali lebih banyak orang datang ke sini karena ada begitu banyak krisis,” ucap Omar.

Dari berburu sampah ini, Omar meraup penghasilan antara 2.000-6.000 peso per hari. Menurut Reuters, Omar masih beruntung. Banyak sekali pria dan wanita di Argentina, mengais tempat sampah untuk mencari pakaian bekas atau sisa-sisa makanan.

Kondisi ini jauh berbeda pada seabad lalu, ketika Argentina bergelimang kemakmuran. Bahkan, Argentina berstatus salah satu negeri paling sejahtera di dunia. Kini, semua itu tinggal kenangan. Argentina terlalu serampangan dalam mencetak uang yang memicu kenaikan harga. Kondisi ini diperparah dengan kenaikan harga global khususnya gas dan pupuk.

Paruh pertama 2022, kemiskinan di Argentina naik lebih dari 36 persen, sedangkan kemiskinan ekstrim tumbuh 8,8 persen, atau sekitar 2,6 juta orang.

Sandra Contreras yang mendirikan pasar barter Lujan pada saat krisis terburuk Argentina pada 2001, kini kembali membuka klub barternya itu. Dia mengatakan, banyak warga yang putus asa, sudah tidak punya pendapatan datang menukarkan pakaian bekas dengan sekantung tepung atau sekedar pasta.

“Orang-orang datang dengan sangat putus asa, gaji mereka tidak cukup, keadaan semakin buruk dari hari ke hari,” kata Contreras, yang mengungkapkan orang-orang mulai mengantri dua jam sebelum pasar barternya dibuka setiap pagi. “Orang-orang sudah tidak punya uang lagi, mereka perlu membawa pulang sesuatu, jadi tidak ada pilihan selain barter,” terangnya. (mus)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
satu 1
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
30 Januari 2023 - 12:09
Netanyahu Permudah Israel untuk Tembak Orang Palestina

wartapenanews.com - Rencana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk mempermudah warganya memperoleh senjata api mengingatkan kekhawatiran akan kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur sejak

01
|
30 Januari 2023 - 11:06
Mobil Sebar Duit, Warga Jombang Berebut Ambil Uang

wartapenanews.com - Jalan yang ada di Dusun Watudakon, Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Tampak sejumlah warga berdiri di pinggir jalan kampung, seperti menunggu kedatangan seseorang. Tidak menunggu

02
|
30 Januari 2023 - 10:06
Arema FC Pertimbangkan Bubarkan Diri karena Tak Diterima Pendukungnya Sendiri

wartapenanews.com -  Klub Arema FC nampak sudah gerah dengan beberapa penolakan dan aksi ricuh dari pendukungnya sendiri di Tanah Air. Akibatnya manajemen mempertimbangkan untuk membubarkan tim menyusul situasi yang tak

03