29 Januari 2023 - 06:42 6:42
728x90

Evaluasi Penggunaan Senjata untuk Anggota KPK

WartaPenaNews, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mempertimbangan pembekalan senjata bagi unsur pimpinan dan pegawai usai serangkaian teror bom, beberapa waktu lalu. KPK mulai merampungkan rencana mitigasi lewat pembentukan tim yang berkoordinasi dengan Polri

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengaku, pimpinan KPK telah membentuk sebuah tim mitigasi risiko pengamanan secara internal. “Itu standar keamanan saya kira, ya. Persenjataan secara internal artinya melalui pengaturan KPK. Berarti kami harus berkoordinasi dengan Polri karena izin penggunaan senjata tetap pada Polri,” ujar Febri kepada FIN, Minggu (13/1).

Febri memaparkan, kinerja tim koordinasi berjalan efektif tepat setelah teror bom di kediaman dua pimpinan, yaitu Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Laode M Syarief terjadi. Tim tersebut terdiri dari unsur penindakan, pengawas internal, dan biro hukum KPK. “Jika dibutuhkan beberapa hal atau KPK menemukan beberapa informasi maka tim koordinasi ini lah yang akan berhubungan dengan Polri,” tukasnya.

Wacana pembekalan senjata bagi personel KPK juga disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo. Dikatakan, pertimbangan tersebut masih dalam tahap evaluasi oleh tim koordinasi yang telah dibentuk. “Misalnya, nanti petugas KPK akan dilengkapi dengan senjata tertentu. Kita sedang mengevaluasi,” kata Agus.

Agus menegaskan, jaminan keselamatan para pegawai KPK mesti ditingkatkan. Pasalnya, pemberantasan korupsi tidak akan maksimal jika ancaman berupa teror masih membayang-bayangi KPK.

Pasca teror bom pipa dan molotov yang menimpa kediaman dua pimpinannya pada 9 Januari 2019 lalu, KPK terus berupaya meningkatkan mitigasi risiko pengamanan. Hal ini sebagai salah satu langkah agar tidak ada lagi pegawai yang mengalami kekerasan saat menjalankan tugas memberantas korupsi. (dbs)

Follow Google News Wartapenanews.com

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami.

Trending

satu 1
Pelaku Pembunuhan Ojol di Tangerang Ternyata Bukan Ojol
garis polisi
Dibakar Hidup-hidup, Wanita Paruh Baya di Sorong Meregang Nyawa
film
Deretan Film Semi China Terbaik
Kendra Lust
Demi Mejeng di UFC, Bintang Porno ini Rela Bayar Mahal
One Night Stand (2016)
7 Film Semi India Paling Sensual dan Adegan Panas
ahy
Usung Anies Capres, AHY Ajak NasDem-PKS Segera Bentuk Sekretariat Perubahan
Kaki direndam dalam garam kasar dan lada hitam
Khasiat Luar Biasa Rendam Kaki dalam Garam Kasar dan Lada Hitam
bharada e
Tuntutan Terhadap Richard Eliezer Dinilai Janggal
vaksin
Ampuhkah Vaksin Saat Ini Atasi Virus Corona Baru?
satu 1
Ketua Komite Yudisial Asprov PSSI Sulut Dorong Devanda Aditya Putra Jadi Sekjen PSSI

Pilihan Redaksi

Berita Terkait

|
28 Januari 2023 - 21:36
Cara Cerdas Memperkenalkan Energi Masa Depan ke Anak

wartapenanews.com -  " Saat dunia krisis energi tak terbaharukan, sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan pemerintah dan staken holder dengan menghadirkan alternatif energi alam yang ramah lingkungan. Energi alam terbaharukan ini

01
|
28 Januari 2023 - 21:31
Rayakan Hari jadi ke 110 Tahun Sharp Gaungkan Kampaye Pelestarian Lingkungan ke Siswa Sekolah

wartapenanews.com - Berdasarkan data yang dikutip dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, selama tahun 2022 volume sampah di Indonesia mencapai 17.729.071 sampah per tahunnya. Sebesar 18,3%-nya adalah sampah plastik. Saat

02
|
28 Januari 2023 - 12:40
Biaya Haji Naik Jangan Panik, Arrum Haji Pegadaian Jadi Solusi Wujudkan Niat Baik

wartapenanews.com -  Usulan kenaikan biaya haji tengah menjadi perbincangan publik. Tak hanya memakan waktu tunggu keberangkatan yang semakin lama, melainkan biaya haji yang nyaris naik dua kali lipat dibandingkan tahun

03